Sumbardaily.com - Penantian Zikri Akhman untuk mencicipi medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov Sumbar) akhirnya berakhir. Atlet renang Kota Padang berusia 19 tahun itu meraih emas pertamanya setelah tampil tak terbendung pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu di Kolam Renang Teratai, Padang, Senin (6/10/2026) siang.
Di tengah kecipak air dan riuh sorakan penonton, Zikri mampu menyelesaikan perlombaan dengan hasil terbaik. Medali tersebut bukan sekadar tambahan angka bagi kontingen Kota Padang, tetapi menjadi pembuktian atas perjalanan panjangnya di dunia renang sekaligus pijakan untuk mengejar target yang lebih besar.
Zikri mengaku sudah mengenal dan menekuni renang sejak berusia empat tahun. Porprov 2026 juga menjadi penampilan keduanya di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut setelah sebelumnya tampil pada Porprov 2018 ketika masih duduk di sekolah dasar.
"Saya sudah mulai menyelami renang sejak umur empat tahun. Ini Porprov kedua saya setelah tahun 2018. Dan ini adalah medali emas pertama saya di ajang Porprov."
Emas pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu belum membuat Zikri puas. Ia masih memiliki target pribadi untuk menyapu bersih medali emas dari lima nomor yang diikutinya dalam Porprov 2026.
Kelima nomor tersebut yakni 200 meter gaya kupu-kupu, 400 meter gaya ganti, 100 meter gaya kupu-kupu, 200 meter gaya bebas, dan 200 meter gaya ganti.
"Target pribadi mau menyapu semua emas di lima nomor yang saya ikuti," katanya.
Namun, ambisi tersebut tidak datang tanpa tantangan. Kontingen Kabupaten Pariaman menjadi salah satu lawan yang paling diwaspadai Zikri dalam persaingan di lintasan.
Karena itu, raihan emas pertama menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan diri menghadapi nomor-nomor berikutnya.
Perjalanan Zikri juga tidak berdiri sendiri. Di balik performanya, terdapat dukungan keluarga yang berperan menjaga asupan nutrisi sekaligus memberikan motivasi ketika menghadapi masa-masa sulit.
Pengcab dan tim pelatih juga memberikan dukungan intensif, termasuk memfasilitasi kebutuhan nutrisi hingga suplemen bagi atlet.
Dukungan tersebut berjalan beriringan dengan kekompakan tim renang Kota Padang yang semakin solid.
Bagi Zikri, kekompakan itu menjadi energi tambahan karena perjuangannya tidak hanya diarahkan untuk mengejar pencapaian pribadi.
"Melihat kekompakan tim sekarang, rasanya sangat baik. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membawa Kota Padang menjadi juara umum."
Perjuangan Zikri juga berlangsung dalam konteks target besar kontingen Kota Padang pada Porprov Sumbar 2026. Memasuki hari kelima pelaksanaan pertandingan, sebanyak sembilan cabang olahraga telah menggelar pertandingan.
Kota Padang tidak hanya berstatus sebagai salah satu kontingen peserta, tetapi juga menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga sekaligus penanggung jawab penyelenggaraan Porprov 2026.
Berdasarkan data perolehan medali sementara yang dicantumkan dalam keterangan kontingen, Kota Padang telah mengoleksi 37 medali emas, 30 medali perak dan 25 medali perunggu.
Perolehan tersebut masih berpeluang bertambah. Sejumlah cabang olahraga yang memasuki babak final pada hari kelima diproyeksikan memberikan tambahan emas, antara lain senam (gymnastic), panahan, tenis meja, muaythai, dan gulat. Cabang olahraga dayung dan kickboxing juga menjadi tumpuan untuk mendulang medali.
KONI Kota Padang menegaskan seluruh cabang olahraga yang diikuti tetap menjadi unggulan untuk meraih medali emas. Karena itu, raihan 37 emas belum dianggap sebagai garis akhir dalam perburuan gelar juara umum.
Ketua KONI Kota Padang, Erianto Mahmuda mengatakan, pihaknya bersama seluruh cabang olahraga memiliki komitmen untuk memenuhi target yang telah ditetapkan Wali Kota Padang Fadly Amran.
"Tentu jumlah emas yang didapatkan Kota Padang totalnya pada hari ini, jam ini, ada sekitar 37 emas, 25 perunggu, dan 30 perak. Alhamdulillah nantinya ini akan bertambah terus untuk hari yang kelima ini," ucapnya.
"Kami KONI komitmen untuk menetapkan menjadikan Padang jadi juara umum Porprov 2026 ini. InsyaAllah mudah-mudahan KONI Kota Padang beserta cabor-cabor yang ada bersepakat untuk jadi juara umum," sambungnya.
KONI Kota Padang bersama seluruh cabang olahraga telah bersepakat dan berkomitmen penuh untuk mewujudkan target tersebut.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui motivasi, alokasi anggaran kejuaraan, hingga kepastian pemberian bonus kepada atlet dan pelatih.
Pemko Padang bahkan telah menyiapkan anggaran khusus lebih dari Rp23 miliar yang diperuntukkan sebagai bonus langsung bagi para peraih medali.
Wali Kota Padang, Fadly Amran memastikan bonus tersebut disiapkan untuk diberikan pada tahun yang sama. Anggaran itu diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet yang masih berjuang di lintasan pertandingan.
"Untuk bonus atlet telah disiapkan, bonusnya lebih kurang Rp23 miliar, itu khusus untuk bonus saja, dan dibayarkan pada tahun ini juga. Semoga jadi tambahan penyemangat bagi kontingen Kota Padang untuk memberikan hasil terbaik dan mempersembahkan juara umum bagi Kota Padang," imbuhnya. (*)















