Sumbardaily.com – Semen Padang FC membawa pulang tiga poin dari markas PSGC Ciamis pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Kemenangan 2-0 di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9/2026), tidak hanya ditentukan oleh efektivitas Kabau Sirah dalam mencetak gol, tetapi juga mentalitas dan kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut menjadi kemenangan penting bagi Semen Padang FC dalam laga tandang. Dua gol Kabau Sirah masing-masing dicetak Ilija Spasojevic pada menit ke-14 dan M. Rahmat pada menit ke-87.
Spasojevic membuka keunggulan Semen Padang FC setelah memanfaatkan umpan matang yang diberikan Stefano Lilipaly. Gol tersebut membuat Kabau Sirah mampu mengendalikan pertandingan dengan keunggulan sejak babak awal.
Sementara itu, gol kedua baru tercipta menjelang pertandingan berakhir. M. Rahmat yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memanfaatkan skema serangan balik cepat. Ia bekerja sama dengan Gian Zola sebelum menuntaskan peluang untuk membawa Semen Padang FC unggul 2-0.
Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, mengaku bersyukur timnya mampu mengamankan tiga poin dalam lawatan ke Ciamis. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang dinilainya telah menunjukkan perjuangan maksimal selama 90 menit.
"Yang pertama, saya bersyukur ya, kemenangan ini kita merebut tiga poin. Dan saya bangga dengan perjuangan pemain yang 2x45 menit ini. Kunci kemenangan saya pikir kebersamaan tim, kompak, di dalam dan di luar lapangan," ujar Nil Maizar seusai pertandingan.
Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut. Para pemain juga dinilai memiliki tekad kuat untuk terus berjuang sampai pertandingan benar-benar selesai.
Daya juang tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan melawan PSGC. Semen Padang FC tidak hanya mampu menciptakan peluang dan mencetak gol, tetapi juga mempertahankan konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan.
Selain mentalitas, aspek taktikal juga menjadi perhatian Nil Maizar sebelum pertandingan. Salah satu fokus utama tim pelatih adalah mengantisipasi pergerakan penyerang PSGC Ciamis, Ezechiel N'Douassel.
Nil mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi khusus terhadap kekuatan PSGC sebelum pertandingan. Dari evaluasi tersebut, tim Semen Padang FC menilai Ezechiel N'Douassel memiliki peran besar dalam permainan tuan rumah.
"Jadi kita sudah evaluasi, 40 persen kekuatan Ciamis itu di Ezechiel N'Douassel. Jadi kita memang khusus menjaga dia bagaimana dia tidak bisa leluasa melakukan pergerakan," ungkapnya.
Strategi tersebut kemudian dijalankan para pemain Semen Padang FC sepanjang pertandingan. Meski Nil Maizar mengakui kualitas dan ketangguhan penyerang PSGC tersebut, para pemain Kabau Sirah mampu menjaga kedisiplinan sesuai instruksi yang diberikan.
Kedisiplinan itu turut membantu Semen Padang FC mempertahankan keunggulan hingga laga selesai. Kabau Sirah akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 tanpa kebobolan.
Bagi Nil Maizar, hasil tersebut menjadi buah dari kerja sama seluruh elemen tim. Kekompakan yang dibangun, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta tekad pemain untuk terus bertarung hingga akhir menjadi bagian penting dalam keberhasilan Semen Padang FC mengamankan tiga poin di kandang PSGC Ciamis. (*)
















