Sumbardaily.com - Tim SAR Gabungan dilaporkan mencari Amri Anto (51), warga Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang terseret arus banjir bandang. Hingga pencarian hari kedua, Sabtu (19/9/2026), korban belum ditemukan.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Pasaman pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sekitar pukul 17.15 WIB, banjir bandang melanda kawasan Kampung Parit. Arus banjir kemudian menyeret Amri Anto.
Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor SAR Padang pada Jumat sekitar pukul 18.27 WIB. Laporan disampaikan, selaku Kepala Pelaksana BPBD Pasaman, Mardianto.
"Setelah menerima laporan, Tim SAR segera melakukan persiapan dan mengerahkan personel menuju lokasi kejadian. Pada pukul 18.45 WIB, Pos SAR Pasaman diberangkatkan dengan kekuatan 12 orang. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 18.48 WIB, Unit Siaga SAR Agam juga bergerak menuju lokasi dengan enam personel," kata Kepala Kantor SAR Padang yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik.
Operasi pencarian didukung sejumlah peralatan SAR, di antaranya Rescue Car Double Cabin, Rescue Truck, ambulans, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, Aqua Eye, drone thermal, serta perlengkapan SAR lainnya.
Pada Sabtu (19/9/2026) pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Amri Anto. Pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar dua kilometer yang dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) pada dua sektor.
SRU 1 melakukan pencarian di sektor A dengan radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian di sektor B dengan radius sekitar satu kilometer. Area pencarian mencakup sejumlah titik, yaitu:
Penyisiran berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Namun, operasi pencarian pada hari kedua tersebut belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan mencatat hasil pencarian masih nihil.
Operasi kemudian dihentikan sementara dan direncanakan kembali dilanjutkan pada Minggu (20/9/2026) pukul 07.00 WIB. Hingga laporan perkembangan hari kedua, Amri Anto masih belum ditemukan.
Dalam rincian unsur yang terlibat pada operasi hari kedua, Tim SAR Gabungan terdiri atas tujuh personel Pos SAR Pasaman, enam personel Unit Siaga SAR Agam, delapan personel Polsek Duo Koto, 11 personel BPBD Pasaman, empat personel Kodim 0305, lima orang Local Hero, serta 30 masyarakat.
Dengan demikian, total unsur yang tercatat dalam pencarian hari kedua mencapai 71 orang. Operasi juga didukung peralatan SAR, meliputi Rescue Car Double Cabin, Rescue Truck, ambulans, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, peralatan komunikasi, Aqua Eye, drone thermal, dan peralatan SAR lainnya.
Kondisi cuaca selama pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar tiga knot. Tidak terdapat hambatan khusus yang dicantumkan dalam laporan perkembangan operasi.
"Tim SAR Gabungan dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Minggu (20/9/2026) pagi. Pencarian akan difokuskan pada area yang telah ditentukan berdasarkan pembagian sektor operasi," pungkasnya. (*)
















