Dua Gol Haaland Hancurkan Brasil, Norwegia Melaju ke Delapan Besar Piala Dunia 2026

Sumbardaily.com – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Norwegia sukses menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar setelah meraih kemenangan 2-1 di Stadion New York New Jersey. Kemenangan bersejarah itu dipastikan lewat dua gol Erling Haaland, yang sekaligus membuat persaingan memperebutkan Sepatu Emas adidas semakin sengit.

Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir yang digelar di Stadion New York New Jersey sebelum stadion itu menjadi tuan rumah partai final pada 19 Juli mendatang. Berkat hasil ini, Norwegia kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mencapai laga puncak Piala Dunia 2026.

Penampilan gemilang Haaland menjadi sorotan utama. Dua gol yang dicetaknya merupakan gol keenam dan ketujuh sepanjang turnamen. Torehan tersebut membuat penyerang andalan Norwegia itu menyamai koleksi gol Kylian Mbappe dan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Brasil sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin lebih dulu. Di bawah terik matahari sore, Selecao sempat mengancam melalui beberapa peluang sebelum akhirnya memperoleh hadiah penalti saat pertandingan memasuki sekitar menit ke-15.

Wasit menunjuk titik putih setelah Kristoffer Ajer dinilai melakukan pelanggaran terhadap Matheus Cunha. Keputusan tersebut diambil usai peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).

Awalnya Vinicius Junior tampak akan menjadi algojo penalti menggunakan bola adidas TRIONDA. Namun, ia memberikan kesempatan kepada Bruno Guimaraes untuk mengeksekusi. Sayangnya, tendangan yang mengarah ke sudut kiri bawah berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland.

Kiper berusia 35 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya sepanjang pertandingan. Meski semasa muda aktif sebagai pemain bola tangan, justru kemampuan menggunakan kakinya menjadi penyelamat Norwegia saat menggagalkan peluang emas dari Gabriel Martinelli maupun Vinicius Junior. Berkat aksi-aksinya, babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Norwegia melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Antonio Nusa, salah satu motor serangan tim. Di sisi lain, Brasil juga memasukkan Endrick yang langsung memperoleh peluang emas hanya 52 detik setelah masuk lapangan.

Berawal dari umpan akurat Vinicius Junior, Endrick berhasil lolos dari kawalan lini belakang Norwegia. Namun, sentuhan pertamanya yang terlalu jauh membuat penyelesaian akhirnya melenceng dari sasaran sehingga peluang tersebut terbuang sia-sia.

Nyland kembali tampil luar biasa dengan menggagalkan peluang Rayan dan Bruno Guimaraes. Penampilan impresif sang penjaga gawang menjadi fondasi penting sebelum Norwegia akhirnya mampu memecah kebuntuan.

Gol pembuka lahir melalui kerja sama rapi yang melibatkan tujuh operan. Andreas Schjelderup, yang masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Nusa, menusuk dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang matang ke depan gawang. Haaland menyambut bola dengan sundulan keras mengarah ke bawah yang tidak mampu dihentikan Alisson.

Menjelang berakhirnya waktu normal, Haaland kembali menunjukkan ketajamannya. Penyerang berjuluk mesin gol itu melepaskan tembakan yang melewati celah kaki Danilo sebelum bersarang di gawang Brasil, meski Alisson sudah lebih dulu menjatuhkan diri. Gol kedua tersebut disambut gemuruh ribuan pendukung Norwegia yang memadati stadion.

Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada menit kesepuluh masa tambahan waktu. Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan karena tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan.

Kekalahan ini menjadi pencapaian terburuk Brasil di ajang Piala Dunia 2026 sejak 1990. Sebaliknya, Norwegia berhasil mencatat sejarah baru dengan melaju ke babak delapan besar untuk pertama kalinya.

Pada perempat final yang dijadwalkan berlangsung di Miami pada 11 Juli, skuad asuhan Stale Solbakken akan menghadapi pemenang pertandingan antara Meksiko dan Inggris.

Dengan performa impresif Haaland serta kokohnya pertahanan yang dipimpin Orjan Nyland, Norwegia kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026. (*)

Baca Juga

Bubista Tinggalkan Tanjung Verde, Gabung Klub Maroko RS Berkane
Bubista Tinggalkan Tanjung Verde, Gabung Klub Maroko RS Berkane
Cucurella Tepati Janji Bikin Tato De La Fuente
Cucurella Tepati Janji Bikin Tato De La Fuente
Dari Italia hingga Nigeria, Ini 10 Tim yang Menargetkan Comeback di Piala Dunia 2030
Dari Italia hingga Nigeria, Ini 10 Tim yang Menargetkan Comeback di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 2026 Penuh Rekor Baru, Ini Daftar Lengkap Sejarah yang Tercipta
Piala Dunia 2026 Penuh Rekor Baru, Ini Daftar Lengkap Sejarah yang Tercipta
Ikatan Istimewa Messi dan Argentina Tetap Bersinar Meski Gagal Juara Piala Dunia 2026
Ikatan Istimewa Messi dan Argentina Tetap Bersinar Meski Gagal Juara Piala Dunia 2026
Momen Pelukan Messi dan Yamal, Tanda Pergantian Generasi Dimulai?
Momen Pelukan Messi dan Yamal, Tanda Pergantian Generasi Dimulai?