Sukses Katapiang Jadi Wisata Pesisir, Padang Pariaman Ajukan 5 Kampung Nelayan Merah Putih

Sukses Katapiang Jadi Wisata Pesisir, Padang Pariaman Ajukan 5 Kampung Nelayan Merah Putih

Kawasan pesisir Kampung Nelayan Pantai Katapiang resmi diluncurkan sebagai destinasi wisata baru pada Kamis (30/4/2026. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)

Sumbardaily.com - Keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang yang berkembang menjadi destinasi wisata baru sekaligus pusat aktivitas masyarakat pesisir menjadi dorongan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memperluas program serupa di wilayah lain.

Melihat dampak positif yang telah dirasakan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali mengajukan pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih baru kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi daerah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus menciptakan kawasan ekonomi baru berbasis potensi pesisir.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., yang menilai pengembangan kawasan nelayan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat daya saing daerah.

Sebagai tindak lanjut atas usulan yang telah disampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, tim survei topografi KKP RI telah melakukan peninjauan lapangan pada 17 hingga 18 Juni 2026. Kegiatan survei dilakukan untuk menilai kelayakan sejumlah lokasi yang diusulkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026.

Adapun lima lokasi yang menjadi objek peninjauan meliputi Nagari Seulayat Ulakan di Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Manggopoh Palak Gadang di Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Pilubang di Kecamatan Sungai Limau, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir di Kecamatan Sungai Limau, serta Nagari Gasan Gadang di Kecamatan Batang Gasan.

Menurut John Kenedy Azis, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur kawasan. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, serta mendukung pengembangan wisata berbasis pesisir.

"Keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih di Katapiang memberikan harapan besar bagi masyarakat pesisir lainnya. Kita ingin kawasan-kawasan nelayan di Padang Pariaman berkembang, maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar JKA dicuplik laman resmi Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, kawasan nelayan yang tertata dengan baik dapat memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung aktivitas nelayan, keberadaan kampung nelayan juga diyakini mampu memperkuat perekonomian lokal melalui munculnya berbagai peluang usaha baru.

Tidak hanya itu, pengembangan kawasan pesisir yang lebih tertata juga berpotensi menghadirkan destinasi wisata baru yang dapat menarik kunjungan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi ekonomi setempat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap usulan pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih tersebut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat.

"Kita berdoa dan memohon dukungan seluruh dunsanak Padang Pariaman agar lima usulan Kampung Nelayan Merah Putih ini dapat terwujud. Jika terealisasi, tentu akan menjadi peluang besar bagi kemajuan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan kita," tambahnya.

Dengan potensi kelautan yang besar serta garis pantai yang panjang, Padang Pariaman dinilai memiliki peluang yang sangat menjanjikan untuk berkembang sebagai daerah pesisir yang maju dan mandiri. Program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu instrumen yang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi tersebut secara berkelanjutan.

Keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih di Katapiang kini menjadi contoh nyata pengembangan kawasan pesisir yang tidak hanya mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi masyarakat dan destinasi wisata baru. Model pengembangan tersebut diharapkan dapat diterapkan di berbagai wilayah lain di Kabupaten Padang Pariaman sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat pesisir. (*)

Baca Juga

Aset Pemkab Dipakai untuk Rest Area Tol, Bupati Padang Pariaman Minta Kepastian Penggantian
Aset Pemkab Dipakai untuk Rest Area Tol, Bupati Padang Pariaman Minta Kepastian Penggantian
Fokus Pemulihan Pascabencana, Padang Pariaman Perjuangkan Alokasi DAU yang Lebih Besar
Fokus Pemulihan Pascabencana, Padang Pariaman Perjuangkan Alokasi DAU yang Lebih Besar
Bupati Padang Pariaman Tinjau Irigasi, Jembatan, dan Pasar dalam Program Putar Roda
Bupati Padang Pariaman Tinjau Irigasi, Jembatan, dan Pasar dalam Program Putar Roda
Sidak SDN 11 Enam Lingkung, Bupati Padang Pariaman Soroti Ruang Kelas Bocor dan Kualitas Guru
Sidak SDN 11 Enam Lingkung, Bupati Padang Pariaman Soroti Ruang Kelas Bocor dan Kualitas Guru
JKA Usulkan Nama Baru Tol Padang-Sicincin, Dinilai Lebih Mewakili Jalur Aktual
JKA Usulkan Nama Baru Tol Padang-Sicincin, Dinilai Lebih Mewakili Jalur Aktual
Cegah Penyelewengan, Padang Pariaman Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
Cegah Penyelewengan, Padang Pariaman Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi