Sumbardaily.com - Sebanyak 193 jamaah haji asal Kabupaten Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter 10 Debarkasi Padang tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kedatangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto.
Jumlah jamaah yang kembali ke Tanah Air pada kesempatan tersebut sejatinya mencapai 194 orang. Namun, seorang jamaah belum dapat pulang bersama rombongan karena masih menjalani proses tanazul akibat kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Turut hadir mendampingi Bupati Yulianto dalam penyambutan itu antara lain Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasaman Barat Ronaldi, Plt Staf Ahli Bidang Keagamaan dan Kesejahteraan Rakyat Getri Ardenis, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sofyan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Yudhinal Reviola, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Usai penyambutan di Bandara Internasional Minangkabau, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi serah terima jamaah haji di Asrama Haji Debarkasi Padang. Penyerahan jamaah dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, kepada Bupati Pasaman Barat Yulianto yang didampingi Sekretaris Daerah Doddy San Ismail.
Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan selamat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan tugas pelayanan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
"Alhamdulillah, hari ini bapak dan ibu telah kembali ke tanah air tercinta dan dalam waktu dekat akan berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami mengucapkan selamat datang dan selamat kembali kepada seluruh jamaah haji," ujarnya.
Menurut Yulianto, kepulangan jamaah haji tahun ini memiliki arti tersendiri karena berlangsung pada momentum awal setelah terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kehadiran kementerian baru tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan positif dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.
"Kita berharap keberadaan kementerian baru ini dapat memberikan pelayanan yang semakin baik sehingga jamaah haji Indonesia, khususnya dari Pasaman Barat, memperoleh kenyamanan dan kemudahan yang lebih optimal dalam menjalankan ibadah," katanya.
Ia juga berharap seluruh jamaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dan membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.
"Semoga seluruh bapak dan ibu memperoleh predikat haji yang mabrur dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, keluarga, serta masyarakat Pasaman Barat," tuturnya.
Selain menyampaikan harapan agar jamaah menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari ibadah haji, Bupati Yulianto juga berharap jumlah masyarakat Pasaman Barat yang berkesempatan menunaikan ibadah haji terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Di akhir sambutannya, Yulianto turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan pelayanan yang dirasakan jamaah selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
"Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan sehingga penyelenggaraan ibadah haji ke depan dapat berjalan lebih baik dan semakin memberikan kenyamanan bagi jamaah," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada Ketua Kloter 10 Busra Nazir, pembimbing ibadah, tenaga medis, serta para petugas haji lainnya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama mendampingi jamaah.
Sementara itu, jamaah haji asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter 14 dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 20 Juni 2026 mendatang.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Padang selesai, rombongan jamaah kemudian bertolak menuju Pasaman Barat dan tiba di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga dan masyarakat yang telah menunggu untuk melepas rindu setelah menjalani ibadah haji di Tanah Suci. (*)
















