Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya

Sumbardaily.com – Enam korban bencana longsor di kawasan Nagari Sungai Landia masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Achmad Mochtar atau RSAM Bukittinggi setelah mengalami luka-luka akibat tertimbun material longsor.

Para korban terdiri dari Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yuni (45), Kuntum (14), dan Zaki (18). Mereka menjadi korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di kawasan Sungai Landia dan menyebabkan kepanikan warga.

Sebagai bentuk perhatian terhadap korban bencana, Bupati Benni Warlis mengunjungi langsung para korban di rumah sakit pada Rabu (6/5/2026).

Setibanya di RSAM Bukittinggi, Benni Warlis langsung menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat kondisi korban secara dekat. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Direktur RSAM Bukittinggi, Busril.

Pihak rumah sakit turut memberikan penjelasan terkait penanganan medis yang sedang dijalani para korban longsor.

Dengan penuh empati, Benni menyapa satu per satu korban yang masih menjalani perawatan. Ia juga berdialog dengan tenaga medis guna memastikan kondisi korban terus dipantau secara optimal.

Dalam kesempatan itu, Benni Warlis menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Sungai Landia. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam akan terus memberikan dukungan bagi para korban, baik selama proses pengobatan maupun masa pemulihan pascabencana.

“Kami berharap seluruh korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi mereka dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal,” ujar Benni Warlis.

Menurutnya, perhatian terhadap korban menjadi prioritas pemerintah daerah setelah bencana longsor yang melanda kawasan tersebut.

Selain memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarga, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar seluruh kebutuhan medis korban dapat terpenuhi dengan baik.

Kehadiran Benni Warlis di tengah para korban diharapkan dapat memberikan semangat bagi mereka untuk menjalani proses pemulihan.

Sementara itu, tim medis RSAM Bukittinggi terus melakukan pengawasan terhadap kondisi korban sesuai tingkat luka yang dialami masing-masing pasien.

Bencana longsor di Sungai Landia sebelumnya menyebabkan sejumlah rumah terdampak dan mengakibatkan korban luka-luka yang harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. (*)

Baca Juga

Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Dekat Secara Wilayah, Pemko Padang Bantu Air Bersih Warga Solok yang Terdampak Galodo
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Basarnas Tetap Siaga usai Operasi SAR Solok Ditutup, Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Laporan Warga Hilang
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Syarat Pendidikan Wapres Gibran Digugat ke MK, KPU Ungkap 3 Alasan Menolak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Korban Galodo Solok, Sembako hingga Kebutuhan Ibu dan Anak Disalurkan
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang Arosuka Kabupaten Solok pada hari keempat dengan membagi area operasi sepanjang sekitar 14 kilometer ke dalam empat sektor.
Hari Keempat Pasca Banjir Bandang Solok, Tim SAR Gabungan Sisir Area Pencarian Sejauh 14 Kilometer
Galodo Solok Terjadi Saat Bulan Kering, Ini Penjelasan Peneliti soal Hujan Ekstrem
Galodo Solok Terjadi Saat Bulan Kering, Ini Penjelasan Peneliti soal Hujan Ekstrem