BOM Run 2026 Usung Konsep Jelajah Padang, Gabungkan Olahraga dan Wisata

BOM Run 2026 Usung Konsep Jelajah Padang, Gabungkan Olahraga dan Wisata

Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir menerima panitia BOM Run 2026 dalam rapat persiapan di rumah dinas Wawako, membahas dukungan Pemko terhadap event sport tourism tersebut. (Dok. Prokopim)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan komitmennya untuk menjadikan ajang lomba lari Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 sebagai momentum strategis dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Tidak sekadar event olahraga, kegiatan ini diposisikan sebagai penggerak sport tourism yang semakin diperhitungkan.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, saat menerima panitia pelaksana BOM Run 2026 dalam rapat persiapan di Kediaman Resmi Wakil Wali Kota, Jumat (10/4/2026) siang.

Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Pelaksana, Revdi Iwan Saputra, Ketua Harian PB Ikasmantri, Yulviadi Adek, serta sejumlah pejabat terkait.

Maigus menilai, BOM Run 2026 memiliki potensi besar untuk meningkatkan eksposur Kota Padang, khususnya dalam sektor pariwisata dan kuliner.

Ia menegaskan, event tersebut kini telah berkembang menjadi agenda tahunan yang memiliki nilai strategis.

“Pemko Padang mendukung penuh kegiatan ini. BOM Run 2026 merupakan peluang besar untuk mempromosikan pariwisata sekaligus kekayaan kuliner daerah. Dan harapan kita pesertanya lebih banyak lagi dari tahun kemarin,” kata9nya.

Menurutnya, keberadaan event berskala besar seperti BOM Run tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan berbagai lini ekonomi, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sementara itu, Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 9 Agustus 2026.

Waktu pelaksanaan dipilih bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357, sehingga diharapkan mampu menambah semarak perayaan sekaligus menarik perhatian publik lebih luas.

"Kami menargetkan partisipasi hingga 6.000 pelari, termasuk dari negara-negara ASEAN. Event ini kami rancang tidak hanya sebagai lomba lari, tetapi juga sebagai sarana memperkuat daya tarik pariwisata dan posisi Kota Padang sebagai destinasi gastronomi,” ujarnya.

Revdi menjelaskan, konsep yang diusung pada tahun ini mengangkat tema “Jelajah Padang”. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, dengan menggabungkan aktivitas olahraga dan eksplorasi destinasi unggulan kota.

Rute lomba direncanakan akan melintasi sejumlah titik ikonik, seperti kawasan Kota Tua hingga Pantai Padang. Dengan demikian, para pelari tidak hanya berkompetisi, tetapi juga dapat menikmati panorama dan kekayaan budaya yang dimiliki kota tersebut.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga akan menggelar grand launching pada 12 April 2026. Kegiatan itu akan dilaksanakan bertepatan dengan momentum Car Free Day, dengan titik start di Youth Center Padang.

"Peserta lomba akan melintasi sejumlah ikon kota, seperti kawasan Kota Tua dan Pantai Padang. Sebagai pemanasan, kita akan menggelar grand launching pada 12 April 2026 bertepatan dengan Car Free Day, dengan titik start di Youth Center Padang," tuturnya. (*)

Baca Juga

Petugas DPMPTSP Kota Padang memberikan layanan NIB On The Spot kepada pelaku usaha di lokasi usaha.
DPMPTSP Padang Jemput Bola Terbitkan NIB, Pelaku Usaha tak Lagi Repot ke MPP
Padang Siap Lepas Landas Internasional Menuju Kota Gastronomi
Padang Siap Lepas Landas Internasional Menuju Kota Gastronomi
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera di Kota Batam.
Dapat Penghargaan dari Kemendagri, Pemko Padang Incar Piala Adipura dan Kota Terbersih Nasional
Camat Kuranji Rozaldi Rosman mengikuti pendataan susulan warga terdampak banjir di Kelurahan Gunung Sarik, Kota Padang.
Data Korban Banjir Padang Belum Lengkap, Pemko Siapkan Pendataan Ulang untuk Bantuan Susulan
Delegasi Korea Selatan dan KEITI meninjau potensi gas metan pada sel sampah tidak aktif di TPA Aie Dingin Padang.
Ada Harta Karun di Balik Tumpukan Sampah TPA Aie Dingin Padang, Gas Metan Dibidik jadi Listrik
Pemko Padang Siapkan Ratusan Rumah Permanen, Korban Banjir Bandang tak Lagi Bergantung pada Huntara
Pemko Padang Siapkan Ratusan Rumah Permanen, Korban Banjir Bandang tak Lagi Bergantung pada Huntara