Hospitality dan Kebersihan Pasa Ateh Bukittinggi jadi Sorotan saat Libur Lebaran

Hospitality dan Kebersihan Pasa Ateh Bukittinggi jadi Sorotan saat Libur Lebaran

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meninjau kondisi Pasa Ateh Bukittinggi saat libur Lebaran 2026. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Sumbardaily.com – Pasa Ateh Bukittinggi menjadi pusat perhatian saat puncak libur Idul Fitri 2026, Senin (23/3/2026), seiring meningkatnya aktivitas wisata dan perdagangan di kawasan tersebut.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, turun langsung meninjau kondisi lapangan sekaligus menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan di area wisata.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Pasa Ateh sebagai salah satu destinasi unggulan dalam menyambut lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menilai kondisi kawasan secara umum sudah cukup baik, meskipun masih diperlukan pembenahan pada aspek hospitality dan kebersihan.

“Secara umum kondisinya cukup baik. Namun yang perlu terus kita dorong adalah peningkatan hospitality dan kebersihan,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, kesiapan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga kualitas pelayanan kepada pengunjung.

Ia menekankan bahwa keramahan pedagang dan kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan wisatawan.

Mahyeldi menilai bahwa Bukittinggi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumbar memiliki peran strategis sebagai wajah daerah di mata wisatawan.

Oleh karena itu, standar pelayanan harus terus dijaga agar memberikan kesan positif bagi pengunjung.

“Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumbar, Bukittinggi akan menjadi cerminan Sumbar bagi wisatawan. Sehingga hospitality-nya harus terjaga,” katanya.

Ia juga menyoroti momentum libur Idul Fitri sebagai waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan kawasan wisata.

Dengan tingginya jumlah kunjungan, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan.

Menurut Mahyeldi, Pasa Ateh dan kawasan wisata di sekitarnya harus selalu dalam kondisi bersih, tertata, dan nyaman agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik saat berkunjung.

“Pasa Ateh dan kawasan wisata harus tampil bersih, tertata, dan nyaman. Ini penting agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik saat berkunjung ke Sumatera Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga citra pariwisata.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan destinasi wisata yang berkualitas dan berdaya saing. (*)

Baca Juga

Gunung dan Wisata Masa Depan
Gunung dan Wisata Masa Depan
Penelitian Unand Temukan Perbedaan Cara Petani Sumbar dan Sulsel Lawan Perubahan Iklim
Penelitian Unand Temukan Perbedaan Cara Petani Sumbar dan Sulsel Lawan Perubahan Iklim
Jengkol Sumbar Tembus Pasar Jepang, Ekspornya Capai Ribuan Kilogram Sejak 2024
Jengkol Sumbar Tembus Pasar Jepang, Ekspornya Capai Ribuan Kilogram Sejak 2024
Menuju UNESCO Global Geopark: Silokek Pamerkan Geodiversity, Biodiversity dan Budaya
Menuju UNESCO Global Geopark: Silokek Pamerkan Geodiversity, Biodiversity dan Budaya
Sumbar dan Padang Raih Penghargaan Kemendagri 2026 soal Pengelolaan Sampah
Sumbar dan Padang Raih Penghargaan Kemendagri 2026 soal Pengelolaan Sampah
Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar
Kemiskinan Perkotaan Sumbar Naik Jadi 3,82 Persen, Beras dan Rokok Penyumbang Terbesar