Kapal Mati Mesin, 3 WNA-1 WNI Sempat Terombang-ambing di Laut Mentawai Sebelum Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Kapal Mati Mesin, 3 WNA-1 WNI Sempat Terombang-ambing di Laut Mentawai Sebelum Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Evakuasi WNA dan WNI yang sempat terombang-ambing di laut Mentawai usai longboat mati mesin pada Senin (19/1/2026) siang. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com, Mentawai - Kantor SAR Mentawai menunjukkan respons cepat dalam penanganan insiden kecelakaan laut setelah menerima laporan sebuah longboat mengalami mati mesin di perairan Pulau Siburu atau Pulau Panjang, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026) siang sekitar pukul 13.40 WIB.

Informasi awal diterima Kantor SAR Mentawai pada pukul 13.45 WIB dari Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai, Iptu Edward Novilin Haloho.

Berdasarkan laporan tersebut, longboat dilaporkan mengalami gangguan mesin di titik koordinat perkiraan 1°58’55” Lintang Selatan dan 99°36’29” Bujur Timur.

"Lokasi kejadian berada sekitar 4 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Tuapejat dengan estimasi waktu tempuh menuju lokasi sekitar 15 menit," kata Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Mentawai bersama unsur terkait langsung dikerahkan.

"Tim berangkat dari Dermaga Tuapejat pada pukul 13.50 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai dengan kekuatan lima personel. RIB tersebut merupakan armada cepat SAR yang dirancang untuk menjangkau titik-titik darurat di wilayah perairan secara efektif," kata SAR Mission Coordinator (SMC) Mentawai tersebut.

Upaya pencarian dan pertolongan berlangsung singkat. Pada pukul 14.03 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan longboat beserta seluruh penumpangnya dalam kondisi selamat.

Posisi aktual kapal saat ditemukan berada di koordinat 1°59’48” Lintang Selatan dan 99°36’9” Bujur Timur, atau sekitar 1,3 NM ke arah barat daya dari lokasi perkiraan awal kejadian.

Kapal yang mengalami mati mesin tersebut diketahui merupakan longboat berwarna putih hitam dengan panjang sekitar 10 meter. Longboat tersebut menggunakan satu unit mesin berkekuatan 40 PK.

"Gangguan mesin menyebabkan kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran hingga akhirnya membutuhkan bantuan evakuasi," ujar Benteng.

Dalam kejadian ini, katanya, terdapat empat orang penumpang yang seluruhnya berhasil diselamatkan.

Tiga di antaranya merupakan warga negara Italia, masing-masing bernama Marco (56), Fadre (25), dan Gianfranco (47). Satu penumpang lainnya merupakan warga negara Indonesia atas nama Afip (29). Seluruh korban berada dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera.

"Setelah proses penemuan, Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan membawa mereka menuju Pelabuhan Tuapejat pada pukul 14.10 WIB. Rombongan tiba di pelabuhan tersebut dengan selamat sekitar pukul 14.40 WIB," kata Benteng.

Operasi SAR ini, katanya, tidak lepas dari kesiapsiagaan personel serta sinergi lintas sektor yang terbangun dengan baik.

“Begitu informasi kami terima, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menggunakan RIB 02 Mentawai untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Alhamdulillah, kapal berhasil ditemukan dalam waktu singkat dan seluruh korban dalam keadaan selamat. Ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan operasi SAR,” tuturnya. (adl)

Baca Juga

Tim SAR Gabungan menggunakan KN Yudistira dalam operasi pencarian KM Halim Wijaya yang mengalami mati mesin di sekitar Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat.
KM Halim Wijaya Mati Mesin di Laut Pariaman, Tim SAR Gabungan Bergerak di Tengah Hujan Deras
Personel BPBD Kota Padang bersama tim penanggulangan bencana melakukan evakuasi dan penanganan warga di tengah hujan lebat akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang.
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Padang, Evakuasi Warga Mulai Dilakukan Tim SAR Gabungan
Tim SAR Gabungan bersama BPBD Kota Padang melakukan penyisiran di kawasan Hutan Biologi Universitas Andalas untuk mencari seorang warga yang dilaporkan hilang.
Seorang Warga Padang Dilaporkan Hilang usai Tinggalkan RS Unand
Sejarah KN SAR Ramawijaya 240, Kapal Penyelamat Mentawai yang Terbakar
Sejarah KN SAR Ramawijaya 240, Kapal Penyelamat Mentawai yang Terbakar
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan kebakaran KN SAR Ramawijaya 240 di galangan PT Proskuneo Kadarusman, Jakarta Utara.
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, KKS Mentawai: Penyebab Masih Didalami
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan mengapung di Danau Singkarak, Tanjung Mutiara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Danau Singkarak