Sumbardaily.com, Bintaro - Tren menikmati hidangan di kafe, pastry house, dan coffee shop terus berkembang di kalangan masyarakat urban Indonesia.
Fenomena ini tidak hanya menjadi pilihan kaum muda untuk berkumpul di akhir pekan, tetapi juga menjadi destinasi keluarga yang mencari suasana berbeda dalam melepas penat.
Di tengah dinamika tersebut, duet pengusaha kuliner ternama, Gupta Sitorus dan Primo Rizky, kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui The Wheat.
Setelah sukses mengembangkan berbagai brand kuliner seperti Karage Kei (restoran ayam goreng Jepang), restoran Mie Celor di kawasan Blok M, dan Estaganaga (minuman segar dengan citarasa khas), kini mereka menjajaki segmen baking house dengan konsep yang berbeda.
The Wheat hadir dengan spesialisasi viennoiserie, sebuah kategori pastry yang memiliki sejarah panjang di Prancis sejak dua abad silam.
Hidangan ini menjadi perantara sempurna bagi pecinta pastry dan roti Prancis, dengan karakteristik penggunaan tepung putih dan kultur ragi aktif yang menghasilkan tekstur renyah sempurna. Beberapa varian bahkan menggunakan teknik puff pastry yang khas.
Dalam mengembangkan The Wheat, Culinary Duo menggandeng dua chef berbakat: Chef Risa Andithia dan Akheela Chandra - putri dari Chef Ermey Trisniarty yang dikenal sebagai pendiri Dapur Cokelat.
Kolaborasi ini menghadirkan konsep live baking yang menawarkan berbagai inovasi viennoiserie, seperti cheese cake croissant, tape cheese croissant, dan baso ayam croissant, di kawasan Fresh Market Bintaro yang telah dikenal sebagai surga kuliner.
"Kami mendirikan The Wheat dengan visi menghadirkan viennoiserie berkualitas tinggi yang mudah diakses oleh masyarakat. Komitmen kami adalah menggunakan bahan-bahan terbaik namun tetap mempertahankan harga yang terjangkau," jelas Chef Risa Andithia saat ditemui di lokasi.
Gupta Sitorus menambahkan bahwa The Wheat dirancang dengan mempertimbangkan berbagai segmen demografis, namun memberikan perhatian khusus pada Generasi Z sebagai penggerak tren.
"Mulai dari desain interior hingga kehadiran di media sosial, semua aspek komunikasi merek kami selaraskan dengan preferensi pasar yang lebih muda," ujarnya.
The Wheat menghadirkan suasana yang nyaman dengan konsep desain interior yang memadukan warna-warna sejuk dan gaya minimalis kontemporer.
Berlokasi di kawasan Fresh Market Bintaro yang asri dan instagramable, gerai ini menawarkan pengalaman baru dalam menikmati pastry kelas dunia.
Akheela Chandra mengungkapkan rencana ekspansi The Wheat dalam waktu dekat. "Setelah pembukaan gerai pertama di Bintaro, Tangerang Selatan, kami akan segera menghadirkan cabang kedua di kawasan Melawai Blok M, Jakarta Selatan pada bulan depan," tutupnya.
Kehadiran The Wheat tidak hanya menambah deretan pilihan kuliner berkualitas di Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga memperkaya khazanah gastronomi Indonesia dengan sentuhan pastry Prancis yang inovatif.
Dengan konsep yang matang dan dukungan tim profesional berpengalaman, The Wheat siap menjadi destinasi baru bagi pencinta pastry premium dengan harga terjangkau. (red)
















