Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) terus mengintensifkan pembinaan terhadap 47.692 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di bawah naungannya. Berbagai strategi dilakukan untuk mendorong pelaku usaha naik kelas.
Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop UKM Kota Padang, Nasdwiyelly menjelaskan bahwa pihaknya mengimplementasikan berbagai bentuk pendampingan yang komprehensif.
"Pendampingan dilaksanakan mulai dari tahap awal, seperti pengurusan legalitas, hingga pelatihan terstruktur di tingkat kecamatan yang diselenggarakan secara intensif setiap empat bulan," ungkapnya dikutip Rabu (22/5/2025).
Dalam menjalankan program pembinaan tersebut, Diskop UKM Kota Padang telah mempersiapkan 96 orang pendamping UMKM yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Para pendamping ini bertugas memberikan asistensi langsung kepada pelaku UMKM di lapangan.
"Kami menerapkan sistem pembinaan secara personal melalui pendamping UMKM. Selain itu, Diskop UKM juga berperan dalam memfasilitasi pengurusan legalitas serta memberikan rekomendasi untuk pendaftaran merek," tambah Nasdwiyelly.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa bagi pelaku UMKM yang berkeinginan mendaftarkan merek usahanya, proses tersebut dapat dilakukan melalui Kementerian Hukum dan HAM. "Pihak Diskop UKM Kota Padang siap memberikan bantuan dan memfasilitasi seluruh proses pendaftaran tersebut," tegasnya.
Nasdwiyelly juga menyoroti program inkubasi yang dikembangkan Pemkot Padang sebagai salah satu strategi utama dalam pembinaan UMKM. "Melalui program inkubasi ini, kami menargetkan agar para pelaku UMKM dapat meningkatkan omzet dan berhasil naik kelas," ucapnya penuh harap.
Dengan berbagai inisiatif pembinaan yang dilaksanakan secara konsisten, Pemko Padang berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan sektor UMKM yang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal di Kota Padang. (red)
















