Sumbardaily.com - Empat pelajar Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendapat apresiasi setelah menyelesaikan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat nasional dan provinsi. Mereka pulang membawa prestasi dan mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Agam.
Para Paskibraka Agam diterima Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal di Rumah Dinas Wakil Bupati Agam, Kamis (27/8/2026). Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada Sunaryo yang berhasil meraih predikat Terbaik I Penyuluh Pertanian Teladan Wilayah Barat Tingkat Nasional 2026.
Empat pelajar yang menjadi Paskibraka Agam berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Agam. Salah satunya berhasil menjalankan tugas hingga tingkat nasional, sedangkan tiga pelajar lainnya mewakili Agam dalam Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Pelajar yang tampil di tingkat nasional yakni Ahmad Alfatih dari SMAN Agam Cendekia. Sementara itu, tiga pelajar yang bertugas di tingkat Provinsi Sumatera Barat adalah Aulia Zikri dan Syifa Tul Aisyi dari SMAN 1 IV Koto serta Nahda Humaira dari SMAN 1 Tilatang Kamang.
Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengatakan capaian para pelajar tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah. Menurutnya, keberhasilan mereka menunjukkan kemampuan generasi muda Agam untuk bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
"Pemerintah daerah sangat bangga dan mengapresiasi hasil prestasi yang telah dicapai anak-anak kita ini dalam Paskibraka, baik tingkat nasional maupun provinsi," kata Muhammad Iqbal.
Menurutnya, keberhasilan menjadi Paskibraka tidak seharusnya berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Pengalaman dan pencapaian yang diperoleh para pelajar diharapkan dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pengembangan diri.
Ia menilai pengalaman sebagai Paskibraka dapat menjadi bagian dari perjalanan para pelajar untuk mengejar cita-cita mereka pada masa mendatang. Karena itu, prestasi yang sudah diraih diharapkan tidak menjadi titik akhir bagi generasi muda Agam.
"Keberhasilan menjadi Paskibraka hendaknya tidak menjadi titik akhir bagi para generasi muda. Prestasi tersebut harus menjadi bekal untuk terus berkembang dan meraih cita-cita di masa depan," ujarnya.
Selain memberikan apresiasi kepada empat Paskibraka Agam, Pemerintah Kabupaten Agam juga memberikan perhatian kepada Sunaryo. Ia berhasil mencatatkan prestasi pada ajang Penyuluh Pertanian Teladan Wilayah Barat Tingkat Nasional 2026.
Sunaryo berhasil meraih predikat Terbaik I. Prestasi tersebut menjadi pencapaian lain yang turut dibawa Kabupaten Agam dari panggung nasional. Keberhasilan itu juga tidak diperoleh secara singkat karena harus melewati proses seleksi yang panjang serta membutuhkan kerja keras.
Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas capaian Sunaryo. Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penyuluh pertanian dari Agam mampu bersaing dengan perwakilan dari wilayah lainnya hingga meraih posisi terbaik.
"Tentu kita sangat bangga dengan Pak Sunaryo yang telah berhasil menjadi salah satu perwakilan dari wilayah Barat. Beliau mendapat penghargaan ini, menjadi suatu prestasi yang tidak dicapai dengan gampang," katanya.
Pemerintah Kabupaten Agam berharap capaian Sunaryo dapat menjadi dorongan bagi penyuluh pertanian lainnya. Prestasi tersebut diharapkan mendorong para penyuluh untuk terus mengembangkan cara kerja yang kreatif serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
Keberhasilan empat Paskibraka Agam dan Sunaryo tersebut menjadi bagian dari capaian yang mendapat apresiasi pemerintah daerah. Para pelajar menunjukkan prestasi melalui tugas Paskibraka di tingkat nasional dan provinsi, sementara Sunaryo mencatatkan pencapaian sebagai penyuluh pertanian teladan di tingkat nasional.
Pemerintah daerah menilai capaian tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar untuk terus berkembang dan menjadi dorongan bagi penyuluh pertanian untuk menghadirkan kreativitas serta inovasi di tengah masyarakat. (*)















