Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong olahraga berbasis alam tidak hanya menjadi aktivitas rekreasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan potensi pariwisata daerah.
Upaya tersebut terlihat dalam pelaksanaan Trail Run di kawasan jalur pendakian Gunung Kerinci, Solok Selatan, Minggu (27/9/2026). Kegiatan itu dibuka langsung Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan diikuti peserta dari berbagai daerah.
Di hadapan jajaran Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Solok Selatan, stakeholder, peserta, serta insan pers, Khairunas mengatakan Trail Run memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan olahraga dan rekreasi.
Menurut Khairunas, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi peluang untuk mengenalkan kekayaan alam yang dimiliki Solok Selatan. Salah satu potensi yang dinilai memiliki daya tarik besar adalah kawasan jalur pendakian Gunung Kerinci yang berada di wilayah Solok Selatan.
“Trail Run ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga dan rekreasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi wisata Solok Selatan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Khairunas.
Ia menyebut jalur pendakian Gunung Kerinci mempunyai peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan wisata berbasis alam. Namun, pengembangan tersebut tetap perlu memperhatikan prinsip konservasi agar kelestarian kawasan tetap terjaga.
Khairunas menilai Solok Selatan memiliki berbagai modal untuk mengembangkan sektor pariwisata. Potensi tersebut tidak hanya berupa kawasan hutan yang masih terjaga dan panorama alam, tetapi juga kekayaan budaya serta keramahan masyarakat setempat.
Menurut dia, berbagai potensi tersebut perlu dikelola dan diperkenalkan secara baik agar keberadaannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Kegiatan olahraga alam seperti Trail Run juga dinilai dapat memperluas ruang promosi pariwisata. Peserta yang datang dari berbagai daerah memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi alam Solok Selatan sekaligus mengenal kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
Tak hanya wisata alam, para peserta juga dapat berinteraksi dengan kekayaan budaya yang dimiliki Solok Selatan. Di sisi lain, kegiatan semacam itu turut membuka peluang bagi produk-produk UMKM daerah untuk dikenal oleh masyarakat dari luar Solok Selatan.
Dengan demikian, Trail Run tidak hanya menjadi kegiatan yang mempertemukan olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai potensi daerah. Jalur pendakian Gunung Kerinci menjadi salah satu ruang yang dapat memperlihatkan kekayaan alam Solok Selatan kepada pengunjung dari berbagai wilayah.
Pemkab Solok Selatan pun melihat kegiatan olahraga berbasis alam sebagai salah satu media untuk memperluas pengenalan destinasi wisata daerah, dengan tetap menempatkan aspek konservasi sebagai bagian penting dalam pengembangannya.(*)
















