Semen Padang FC Lepas Bruno Gomes, Pengganti Sudah Masuk Daftar Buruan

Semen Padang FC Lepas Bruno Gomes, Pengganti Sudah Masuk Daftar Buruan

Bruno Gomes melakukan selebrasi usai membobol gawang Dewa United Banten FC dalam laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/8/2025). (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC memastikan perpisahan dengan gelandang asing Bruno Gomes setelah 1,5 tahun memperkuat Kabau Sirah. Keputusan tidak memperpanjang kontrak dilakukan secara resmi dan diiringi suasana kekeluargaan ketika sang pemain berpamitan dan diantar ke bandara bersama keluarga serta perwakilan klub. Manajemen menyebut momen perpisahan berlangsung penuh penghargaan atas kontribusi sang gelandang selama memperkuat tim.

Manajer Tim, Masykur Rauf, menjelaskan bahwa keputusan tidak melanjutkan kerja sama merupakan hasil evaluasi internal yang telah melalui pertimbangan manajemen dan pelatih. Meski berat, klub menerima keputusan tersebut dan berharap Bruno meraih kesuksesan pada karier berikutnya.

“Hari ini Bruno sudah pamit, tadi sudah berangkat. Kita antarkan ke bandara beserta keluarga dan melepasnya secara kekeluargaan. Alhamdulillah, Bruno sudah berkontribusi 1,5 tahun bersama kita. Apa pun evaluasi manajemen untuk tidak memperpanjang kontraknya, mau tidak mau kita terima. Semoga Bruno sukses di klub berikutnya,” ujar Masykur, dikutip Jumat (5/12/2025).

Manajemen Siapkan Amunisi Baru untuk Mengisi Posisi Kosong

Setelah melepas Bruno dan satu pemain asing lainnya, Semen Padang FC mulai mengarahkan fokus pada jendela transfer. Manajemen mengonfirmasi bahwa evaluasi bersama tim pelatih telah dilakukan, termasuk kebutuhan mendatangkan amunisi baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan kedua pemain asing tersebut.

“Kita menunggu transfer window. Evaluasi sudah dilakukan, dan mudah-mudahan pemain baru—minimal pengganti Chaby dan Bruno—sudah masuk daftar untuk didatangkan ke Semen Padang FC,” kata Masykur menambahkan.

Meski kehilangan dua pemain penting, manajemen tetap percaya diri menjalani empat pertandingan tersisa pada putaran pertama Super League 2025/2026. Mereka menilai tim memiliki kedalaman yang cukup untuk tetap bersaing dan mempertahankan performa positif.

“Kita memang kehilangan pemain penting, tetapi manajemen tetap optimis tim ini bisa menjalani pertandingan sisa dengan hasil positif,” ujar Masykur.

Persiapan Tim Difokuskan pada Training Camp di Luar Padang

Untuk menjaga ritme permainan dan kesiapan fisik, manajemen bersama pelatih merencanakan pemusatan latihan di luar Kota Padang. Jeda kompetisi dinilai sebagai momentum ideal untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian taktik sebelum menjalani empat laga krusial berikutnya.

“Hasil evaluasi dengan Coach Dejan dan staf lainnya, kita merencanakan Training Camp di luar kota Padang. Waktu jeda ini akan kita manfaatkan untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin,” tutupnya. (red)

Baca Juga

Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Lebih dari 1.200 WNI Dipulangkan dari Myanmar, DPR Desak Sindikat TPPO Dibongkar hingga Tuntas
Fakta Baru Pembunuhan di Kuranji Padang Ungkap Pisau Sudah Disiapkan Sebelum Kejadian
Fakta Baru Pembunuhan di Kuranji Padang Ungkap Pisau Sudah Disiapkan Sebelum Kejadian
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Pemprov Sumbar Ungkap Kendala Distribusi BBM, Satu Barcode Dipakai Banyak Kendaraan Jadi Sorotan
Petugas kepolisian berada di lokasi penemuan jenazah seorang penjual buah di toilet Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Penjual Buah Ditemukan Meninggal di Toilet Masjid Padang, Awalnya Berawal dari Sandal yang Tertinggal
Kemenag Targetkan Edukasi Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Mulai Tahun Ajaran 2026/2027
Kemenag Targetkan Edukasi Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Mulai Tahun Ajaran 2026/2027
Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan
Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan