Sumbardaily.com – Pantai Air Manis di Kota Padang dipersiapkan secara maksimal untuk menyambut lonjakan wisatawan selama libur Lebaran.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan kawasan wisata unggulan tersebut dalam kondisi bersih dan fasilitasnya berfungsi dengan baik agar pengunjung dapat menikmati liburan dengan nyaman.
Upaya tersebut terlihat saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung kesiapan kawasan wisata Pantai Air Manis pada Senin (16/3/2026).
Kunjungan itu sekaligus bertepatan dengan kegiatan gotong royong (goro) yang melibatkan masyarakat setempat serta pengelola kawasan wisata.
Kegiatan gotong royong dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan kawasan wisata tersebut siap menyambut para wisatawan yang diperkirakan memadati lokasi selama masa libur Lebaran.
Pantai Air Manis selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Kota Padang.
Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa kenyamanan pengunjung harus menjadi perhatian utama.
Ia meminta jajaran terkait untuk segera melakukan sejumlah pembenahan fasilitas yang ada di kawasan wisata tersebut.
Beberapa langkah perbaikan yang diinstruksikan antara lain melakukan pengecatan ulang fasilitas yang sudah kusam serta memperbaiki dan menata kembali taman yang mengalami kerusakan.
“Kita ingin meyakinkan bahwasanya pantai ini bersih. Bagi pengunjung yang datang, kita harap puas dengan fasilitas dan pelayanan pasca-lebaran nanti,” ujar Fadly Amran usai mengikuti kegiatan gotong royong di kawasan yang dikelola oleh masyarakat dan PSM.
Selain pembenahan fasilitas fisik, pemerintah kota juga mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung selama musim libur Lebaran.
Fadly Amran meminta petugas yang berada di garis terdepan pelayanan wisata untuk mengatur jadwal kerja secara bergantian agar pelayanan tetap berjalan selama 24 jam.
Di samping itu, persoalan yang kerap muncul di kawasan wisata juga menjadi perhatian pemerintah kota. Salah satunya adalah potensi pungutan liar (pungli) serta kenaikan harga kuliner yang tidak wajar.
Fadly Amran mengingatkan para pelaku UMKM dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas pariwisata agar tidak menaikkan harga secara tidak realistis.
Menurutnya, tindakan tersebut dapat merusak citra pariwisata Kota Padang di mata para wisatawan.
“Jangan sampai karena tingkah laku satu-dua orang oknum, ini mencoreng nama pariwisata Kota Padang. Masyarakat ingin menikmati ‘Pulang Kampuang’ dengan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Meski sejumlah fasilitas sudah mulai dibenahi, Fadly Amran mengakui masih ditemukan beberapa pelanggaran di lapangan yang memerlukan evaluasi.
Ke depan, Pemko Padang melalui Dinas Pariwisata akan terus melakukan pembinaan serta investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program “Jelajah Padang”, yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi pariwisata daerah sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih baik bagi para pengunjung, terutama pada momentum libur Lebaran. (*)















