Sumbardaily.com – Dewa United Banten FC langsung mengalihkan fokus ke laga krusial menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang akan digelar di Banten International Stadium, Serang, Minggu (3/5/2026) itu menjadi penentu penting bagi langkah Dewa United dalam mengejar posisi empat besar klasemen.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap enteng lawan, meskipun Semen Padang berada di papan bawah.
Ia menilai, memasuki fase akhir kompetisi, seluruh pertandingan memiliki tingkat kesulitan yang sama.
"Tidak ada pertandingan yang mudah melawan Semen Padang. Soal rotasi, kami akan lihat kebugaran pemain. Ricky akan absen karena akumulasi (suspensi), tapi Damian akan kembali, jadi otomatis akan ada rotasi," ujar Riekerink.
Dalam menghadapi jadwal yang padat, Riekerink memastikan akan melakukan rotasi pemain guna menjaga kondisi fisik skuad tetap optimal.
Absennya Ricky karena akumulasi kartu serta kembalinya Damian menjadi faktor penting dalam perubahan komposisi tim.
Selain itu, pelatih asal Belanda tersebut juga bersikap realistis terkait peluang timnya dalam perebutan gelar juara. Dengan perolehan 47 poin, Dewa United masih tertinggal cukup jauh dari Persib yang telah mengumpulkan 69 poin.
Situasi ini membuat Dewa United mengalihkan fokus pada target yang lebih realistis, yakni finis di posisi empat besar. Apalagi, jarak dengan Malut United yang berada di atasnya hanya terpaut dua poin.
"Ambisi kami tentu menjadi juara. Tapi jika melihat poin, Persib punya 69 poin dan kami 47. Target kami adalah posisi 4 besar karena Malut United punya 49 poin, jadi beda dua poin," imbuhnya.
Riekerink menambahkan bahwa meraih posisi setinggi mungkin di klasemen merupakan bagian dari tanggung jawab moral tim. Oleh karena itu, setiap pertandingan yang tersisa harus dimaksimalkan, termasuk saat menghadapi Semen Padang.
Kemenangan dalam laga ini menjadi hal yang tidak bisa ditawar bagi Dewa United jika ingin terus menjaga peluang menembus zona empat besar BRI Super League 2025/2026.
Begitu juga sebaliknya dengan Kabau Sirah, yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Dengan tekanan tersebut, duel di Banten International Stadium diprediksi berlangsung ketat dan penuh determinasi dari kedua tim. (*)















