Sumbardaily.com — Sumatera Barat (Sumbar) Koi Show 2026 di Kota Padang Panjang, diramaikan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga Singapura. Kontes ikan koi yang berlangsung di GOR Bulu Tangkis Bancalaweh pada 9–11 Oktober 2026 ini memperebutkan total hadiah Rp 47 juta sekaligus menjadi ajang silaturahmi komunitas dan promosi potensi perikanan serta tanaman hias di Sumbar.
Kegiatan bertajuk 5th Sumbar Koi Show 2026 & Serambi Hobbies tersebut telah memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Selain menjadi arena kompetisi bagi para penghobi ikan koi, perhelatan ini menghadirkan berbagai kegiatan yang mempertemukan komunitas bonsai, tanaman hias, dan fotografi.
Kehadiran peserta dari Singapura menambah jangkauan partisipasi dalam kegiatan yang diklaim sebagai satu-satunya kontes koi di Pulau Sumatera tersebut. Melalui ajang ini, para penghobi memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitas ikan koi sekaligus memperluas jaringan dengan komunitas dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Pondok Koi Sumatra, dan Adiza Koi Farm. Kompetisi ikan koi dipadukan dengan beragam aktivitas hobi dalam agenda Serambi Hobbies.
Tahun ini, para peserta memperebutkan hadiah dengan total nilai Rp 47 juta beserta trofi bagi para pemenang. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (9–11 Oktober 2026), dan dapat dikunjungi masyarakat umum tanpa dipungut biaya.
Dibuka Perwakilan Gubernur Sumbar
Pembukaan Sumbar Koi Show 2026 dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026). Gubernur Sumbar diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Syefdinon, yang membuka kegiatan bersama Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Syefdinon menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai Padang Panjang memiliki potensi alam yang mendukung pengembangan perikanan, khususnya pemeliharaan ikan koi.
Menurutnya, kualitas air dan udara yang sejuk menjadi keunggulan yang dapat menunjang kegiatan perikanan maupun berbagai hobi yang berkaitan dengan lingkungan.
Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendorong perkembangan komunitas ikan koi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan yang berawal dari hobi dapat berkembang menjadi aktivitas produktif yang memberikan nilai tambah.
Syefdinon juga menyoroti pentingnya kesabaran, ketekunan, dan keterampilan dalam menekuni pemeliharaan ikan koi maupun seni bonsai. Kedua bidang tersebut membutuhkan perhatian dan proses perawatan yang konsisten untuk menghasilkan kualitas yang baik.
Ia berharap pertemuan para penghobi dalam Sumbar Koi Show 2026 tidak hanya menghasilkan kompetisi yang menarik, tetapi juga memperluas jejaring antarpeserta dan membuka peluang pasar.
Pengembangan komunitas serta peningkatan kualitas produk lokal dinilai penting agar potensi Sumbar dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Apalagi, Padang Panjang didukung oleh hawa yang sejuk, kebudayaan yang kental, serta ragam kuliner yang khas. Saya menyambut baik penyelenggaraan acara yang terus meningkat kualitasnya dari tahun ke tahun,” kata Syefdinon.
Pemko Padang Panjang Dorong Hobi Bernilai Ekonomi
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aktivitas komunitas.
Menurut Allex, keterlibatan komunitas ikan koi, bonsai, dan tanaman hias dalam kegiatan tersebut patut diapresiasi. Selain menjadi ruang untuk menampilkan hasil karya, pertemuan berbagai komunitas juga dapat mendorong masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat, saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas koi, bonsai, dan tanaman hias yang terlibat. Melalui perhelatan ini, secara tidak langsung kita diajak semakin peduli terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan ketersediaan air bersih,” ujarnya.
Allex berharap penyelenggaraan Sumbar Koi Show yang telah memasuki tahun kelima dapat terus berkembang pada masa mendatang. Ia menginginkan kegiatan tersebut tetap menjadi wadah silaturahmi antarkomunitas sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme dalam berkompetisi.
Keberadaan kegiatan yang melibatkan beragam komunitas ini juga memberikan kesempatan bagi para penghobi untuk bertukar pengalaman dan memperkenalkan bidang yang mereka tekuni kepada masyarakat luas.
Dukungan terhadap penyelenggaraan acara tersebut turut disampaikan perwakilan Balai Karantina Sumbar, Halim. Ia menyambut baik kontes ikan koi tersebut karena dinilai berpotensi mendorong pengembangan sektor perikanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Serambi Hobbies Hadirkan Bonsai hingga Lomba Fotografi
Selain kompetisi ikan koi, Sumbar Koi Show 2026 juga menghadirkan sejumlah kegiatan lain melalui agenda Serambi Hobbies. Rangkaian acara tersebut mencakup pameran bonsai, lomba dan pameran tanaman hias, serta lomba fotografi.
Berbagai kegiatan itu memberikan kesempatan kepada para penghobi untuk memperlihatkan hasil karya, keterampilan, dan kreativitas mereka. Masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat beragam bidang hobi yang memiliki komunitas tersendiri.
Pameran bonsai dan tanaman hias menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni serta potensi tanaman hias kepada khalayak yang lebih luas. Sementara itu, lomba fotografi memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka melalui karya visual.
Perpaduan kontes ikan koi dengan berbagai kegiatan tersebut membuat Serambi Hobbies tidak hanya berfokus pada satu jenis hobi. Ajang ini juga menjadi ruang pertemuan bagi komunitas dengan minat berbeda untuk saling berinteraksi.
Seluruh rangkaian Sumbar Koi Show 2026 & Serambi Hobbies dapat dikunjungi secara gratis oleh masyarakat umum di GOR Bulu Tangkis Bancalaweh, Kota Padang Panjang, pada 9–11 Oktober 2026.
Selain menjadi wadah kompetisi dan silaturahmi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif rekreasi sekaligus sarana edukasi bagi keluarga. Penyelenggaraan ajang tersebut juga diharapkan memperkuat daya tarik Padang Panjang sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional dan internasional. (*)
















