Sumbardaily.com, Padang – PSM Makassar memecahkan mitos kekalahan beruntun saat bertandang ke Padang, dengan berhasil membawa pulang satu poin dari laga melawan Semen Padang FC yang berakhir imbang 1-1.
Pertandingan tersaji di Stadion Haji Agus Salim pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, Kamis malam (21/11/2024).
Pelatih Bernardo Tavares mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian historis ini. "PSM Makassar membuat sejarah karena sebelumnya tidak pernah mendapatkan poin di sini (Stadion Haji Agus Salim)," ujarnya.
Catatan kelam PSM di Padang sejak musim 2015, 2016, 2018, dan 2019 akhirnya terhapus dengan performanya kali ini. Sepanjang pertandingan, PSM menunjukkan dominasi dengan penguasaan bola mencapai 70 persen.
Meski sempat mengalami momen menegangkan ketika gol Victor Johnson di menit ke-8 dianulir BRImo VAR, tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur tetap konsisten dalam strategi permainannya.
Babak kedua menghadirkan drama tersendiri. Semen Padang berhasil unggul lebih dulu melalui gol Gala Pagamo di menit 48. Namun, PSM segera memberikan respons cepat.
Empat menit kemudian, tepatnya di menit 53, Latyr Fall berhasil menyamakan kedudukan, membuat laga semakin panas.
"Tentu saja kita ingin memenangkan pertandingan namun kita mengambil satu poin di pertandingan ini," tutur Tavares.
Pelatih asal Portugal itu mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang bermain maksimal sepanjang pertandingan.
Meskipun terus menekan hingga akhir pertandingan, PSM tidak berhasil mencetak gol kedua. Semen Padang berhasil mempertahankan kedudukan imbang 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini mengakhiri catatan kelam PSM Makassar di Stadion Haji Agus Salim. Dengan hasil ini, PSM Makassar membuktikan ketangguhan dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Sejarah baru telah terukir bagi tim yang dipimpin Bernardo Tavares, menandakan tekad dan semangat juang tinggi dalam setiap pertandingan. (red)
















