Sumbardaily.com – Perjalanan panjang Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 akan berakhir di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (22/5/2026) pukul 16.00 WIB. Pada laga penutup musim tersebut, Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Semen Padang FC dengan target mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Meski hasil pertandingan tidak lagi memengaruhi posisi klasemen, Persija tetap menunjukkan keseriusan penuh dalam mempersiapkan laga terakhir musim ini. Tim asuhan Mauricio Souza ingin menutup kompetisi dengan hasil positif sekaligus memberikan hadiah tiga poin untuk para suporter.
Kemenangan 3-1 atas Persik pada pekan sebelumnya menjadi modal penting bagi Persija menghadapi duel terakhir musim ini. Persiapan terus dimatangkan oleh seluruh pemain, termasuk Fabio Calonego dan rekan-rekannya, dengan fokus pada pembenahan semua lini permainan.
Sektor pertahanan, lini tengah, hingga area penyerangan menjadi perhatian utama tim pelatih agar Persija mampu tampil maksimal saat menghadapi Semen Padang FC di JIS.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya tetap memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan meski kompetisi segera berakhir. Ia menyebut pekan persiapan kali ini dibuat lebih ringan karena para pemain sudah menjalani musim yang cukup menguras energi.
“Kami merencanakan untuk menjalani pekan ini dengan lebih ringan. Musim ini cukup menguras energi dan kami merasa semua hal yang perlu dilatih sepanjang musim sebenarnya sudah kami lakukan. Jadi pekan ini kami hanya menjaga apa yang selama ini sudah berjalan. Namun, tim tetap memiliki motivasi tinggi untuk menutup musim ini dengan kemenangan dan memberikan tiga poin untuk para suporter,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Selain memburu kemenangan, Persija Jakarta juga membawa misi tambahan untuk membalas kekalahan pada pertemuan pertama di Padang. Dalam laga sebelumnya, Macan Kemayoran harus menyerah 0-1 setelah gol bunuh diri Jordi Amat dan kartu merah Fabio memengaruhi jalannya pertandingan.
Kondisi tersebut membuat Persija tidak ingin mengulang hasil serupa saat tampil di kandang sendiri. Bermain di depan publik JIS menjadi momentum penting bagi tim ibu kota untuk menutup musim dengan catatan positif.
Di sisi lain, Mauricio Souza memastikan timnya tetap menghormati Semen Padang FC meski lawan sudah dipastikan terdegradasi dari kompetisi. Menurutnya, laga terakhir musim tetap harus dijalani dengan fokus dan keseriusan penuh.
Pelatih asal Brasil itu juga memberi sinyal bakal melakukan sedikit perubahan komposisi pemain dalam pertandingan nanti. Beberapa pemain yang selama ini minim kesempatan bermain kemungkinan akan mendapat menit tampil lebih banyak sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sepanjang musim.
“Kami tentu ingin meraih kemenangan. Itu tujuan utama kami. Saya juga berharap tim bisa kembali menampilkan permainan seperti yang sudah kami tunjukkan sepanjang musim ini. Akan ada sedikit perubahan dalam susunan pemain, terutama untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang selama ini bekerja keras dalam latihan tetapi belum banyak mendapatkan menit bermain,” kata Mauricio.
Laga Persija Jakarta kontra Semen Padang FC diprediksi tetap berlangsung menarik meski kedua tim sudah tidak memiliki kepentingan besar di klasemen akhir BRI Super League 2025/2026. Persija ingin menutup musim dengan kemenangan, sementara Semen Padang FC berusaha mengakhiri kompetisi dengan hasil terbaik.
Atmosfer Jakarta International Stadium juga diperkirakan tetap dipenuhi antusiasme suporter yang ingin melihat Macan Kemayoran menuntaskan musim dengan performa meyakinkan di kandang sendiri. (*)
















