Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko Padang) mengaku dalam membenahi sektor transportasi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM). Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan di Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Selasa hingga Rabu (8/4/2026) ini menjadi ruang strategis bagi Pemko Padang untuk menyelaraskan arah kebijakan transportasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Rakor tersebut mengangkat tema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah,” yang diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah serta unsur teknis dinas perhubungan dari seluruh Indonesia.
Keikutsertaan Pemko Padang tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM transportasi, baik di sektor darat, laut, udara maupun perkeretaapian.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap adanya sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah sehingga dapat mendukung peningkatan pelayanan publik serta pembangunan daerah yang lebih optimal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan SDM menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berdaya saing dan berkelanjutan di Kota Padang.
Lebih lanjut, Pemko Padang juga menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam berbagai program pengembangan SDM yang diinisiasi Kementerian Perhubungan. Program tersebut mencakup pembibitan taruna hingga kerja sama pendidikan vokasi di bidang transportasi.
"Rakor ini sangat penting bagi kita dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM transportasi guna menunjang pembangunan Kota Padang yang berkelanjutan," ucap Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Ances Kurniawan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kemenhub, Suharto, menekankan bahwa Rakor ini memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menjelaskan, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga sarana berbagi kebijakan terbaru terkait pengembangan SDM transportasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang penguatan kerja sama pendidikan dan pelatihan, hingga coaching clinic penyusunan dokumen kerja sama antara pemerintah daerah dan Kemenhub.
"Untuk narasumber kami menghadirkan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Melalui forum ini, diharapkan terbangun keselarasan kebijakan yang lebih kuat antara pusat dan daerah, sehingga menciptakan sistem transportasi yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia," imbuhnya. (*)
















