Sumbardaily.com, Padang Panjang - Antisipasi kenaikan harga beras, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang akan melakukan operasi pasar murah di Pasar Pusat Padang Panjang, Jumat (26/1/2024).
Hal ini mengemuka dalam rapat pembahasan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Padang Panjang, Rabu (25/1/2024) di Ruang VIP Balai Kota. Rapat dipimpin Pj Sekdako Winarno.
Winarno menyebut, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (21/1/2024) lalu, setiap pemerintah daerah diminta agar mengantisipasi kenaikan harga beras.
“Beras sebagai komoditi tertinggi, pergerakan fluktuasinya sangat berpengaruh terhadap IPH. Sebenarnya harga beras saat ini relatif stabil. Namun sebagai upaya menjaga kestabilan harga, Pemko melalui Dinas Pedakop UKM serta Dinas Pangan dan Pertanian akan menggelar operasi pasar,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang, Ade Nafrita mengungkapkan beberapa faktor yang mempengaruhi harga beras saat ini. Di antaranya pasokan dan curah hujan.
“Di samping itu, dampak erupsi Gunung Marapi juga sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi pertanian termasuk produksi beras,” sebut Ade.
Dalam Rakor Pengendalian Inflasi sebelumnya, terungkap bahwa Kota Padang Panjang termasuk 10 kabupaten kota dengan persentase kenaikan harga beras tertinggi pada Januari hingga desember 2023 dengan kenaikan sebesar 3,13 persen. (*/red)
















