Survei SMRC: 61,4% Warga Tak Puas Program MBG, 71% Ragu Kopdes Merah Putih Maju

Survei SMRC: 61,4% Warga Tak Puas Program MBG, 71% Ragu Kopdes Merah Putih Maju

Kopdes Merah Putih (Foto: Kominfo Dharmasraya)

Sumbardaily.com – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan keyakinan terhadap perkembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menunjukkan tren penurunan.

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Oktober 2026 mencatat 61,4 persen warga kurang atau tidak puas terhadap pelaksanaan MBG. Sementara itu, 71 persen responden kurang atau tidak yakin Kopdes Merah Putih di desa atau kelurahan mereka akan berkembang.

Temuan tersebut merupakan bagian dari survei bertajuk “Kinerja Dua Tahun Presiden Prabowo” yang dilaksanakan pada 1–10 Oktober 2026. Hasil survei disampaikan Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, melalui kanal YouTube SMRC TV, pada Jumat (16/10/2026).

Data SMRC memperlihatkan bahwa ketidakpuasan terhadap pelaksanaan program MBG meningkat dibandingkan November 2025. Saat itu, responden yang menyatakan kurang atau tidak puas tercatat sebesar 33,9 persen.

Angka tersebut kemudian naik menjadi 44,6 persen pada Februari–Maret 2026. Pada Juli 2026, proporsinya kembali meningkat menjadi 61,6 persen, sebelum berada di angka 61,4 persen pada Oktober 2026.

Sebaliknya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program MBG mengalami penurunan. Persentase warga yang menyatakan sangat atau cukup puas turun dari 62,5 persen menjadi 33,8 persen.

Mayoritas Warga Ragu Koperasi Merah Putih Berkembang

Keraguan masyarakat terhadap prospek Kopdes Merah Putih juga meningkat dalam periode yang sama. Berdasarkan hasil survei SMRC, responden yang kurang atau tidak yakin koperasi tersebut akan berkembang atau maju bertambah dari 43,5 persen pada November 2025 menjadi 48,4 persen pada Februari–Maret 2026.

Proporsi tersebut kembali naik menjadi 61,1 persen pada Juli 2026. Pada Oktober 2026, persentase warga yang kurang atau tidak yakin terhadap perkembangan Kopdes Merah Putih mencapai 71 persen.

Di sisi lain, keyakinan masyarakat terhadap prospek koperasi tersebut mengalami penurunan. Responden yang menyatakan sangat atau cukup yakin Kopdes Merah Putih akan berkembang tercatat sebesar 43,3 persen pada November 2025. Pada Oktober 2026, angkanya menyusut menjadi hanya 15,6 persen.

Dengan demikian, hasil survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas responden belum yakin terhadap prospek perkembangan Kopdes Merah Putih di wilayah mereka. Pada saat bersamaan, ketidakpuasan terhadap pelaksanaan MBG juga berada pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan November 2025.

SMRC Kaitkan Penilaian Program dengan Kepuasan kepada Presiden

Deni Irvani menjelaskan bahwa penilaian masyarakat terhadap kedua program tersebut berkaitan dengan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Deni, MBG dan Kopdes Merah Putih merupakan program unggulan pemerintah. Karena itu, penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan kedua program tersebut turut menjelaskan perubahan kepuasan publik terhadap kinerja presiden.

“MBG dan Kopdes Merah Putih adalah program unggulan pemerintah. Buruknya penilaian warga atas kedua program ini ikut menjelaskan menurunnya kepuasan publik pada kinerja Presiden Prabowo,” jelas Deni Irvani, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Metode dan Jumlah Responden Survei SMRC

Survei SMRC melibatkan warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum. Populasi penelitian mencakup penduduk berusia 17 tahun atau lebih maupun mereka yang telah menikah ketika survei dilaksanakan.

Populasi tersebut dibagi menjadi dua subpopulasi berdasarkan kepemilikan telepon seluler. Pada kelompok warga yang memiliki telepon seluler, sebanyak 1.013 responden dipilih secara acak menggunakan metode double sampling. Wawancara dilakukan melalui telepon.

Sementara itu, kelompok warga yang tidak memiliki telepon seluler diwakili oleh 200 responden. Mereka dipilih secara acak menggunakan metode stratified multistage random sampling dan diwawancarai secara tatap muka.

Secara keseluruhan, jumlah responden yang diwawancarai dalam survei tersebut mencapai 1.213 orang.

SMRC memperkirakan margin of error survei sebesar plus-minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. (*)

Baca Juga

Jaga Api Rock 'n' Roll dari Sumbar, Ahmed Jamend Rilis Crazyman
Jaga Api Rock 'n' Roll dari Sumbar, Ahmed Jamend Rilis Crazyman
SMRC Ungkap Persepsi Ekonomi Memburuk, Warga yang Menilai Buruk Naik Jadi 50,8 Persen
SMRC Ungkap Persepsi Ekonomi Memburuk, Warga yang Menilai Buruk Naik Jadi 50,8 Persen
Hotspot Jambi Melonjak dari 9 Jadi 31 Titik, Sumsel Bertambah Jadi 122
Hotspot Jambi Melonjak dari 9 Jadi 31 Titik, Sumsel Bertambah Jadi 122
SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok Jadi 44,5 Persen pada Oktober 2026
SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok Jadi 44,5 Persen pada Oktober 2026
Universitas Bung Hatta Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Neurosains Jadi Bidang Kekhasan
Universitas Bung Hatta Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Neurosains Jadi Bidang Kekhasan
Dua Kali Kalah Beruntun, Semen Padang FC Wajib Bangkit Saat Hadapi PSMS Medan
Dua Kali Kalah Beruntun, Semen Padang FC Wajib Bangkit Saat Hadapi PSMS Medan