Setelah 10 Tahun Diperjuangkan, Jalan Lagan Jaya–Sipangkur Dharmasraya Akhirnya Diaspal

Sumbardaily.com – Penantian masyarakat terhadap peningkatan Jalan Lagan Jaya–Sipangkur di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, akhirnya terwujud. Ruas jalan yang sebelumnya berupa pasir batu (sirtu) tersebut kini telah selesai ditingkatkan menjadi jalan beraspal sepanjang 675 meter dengan lebar 4 meter.

Peningkatan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang aktivitas masyarakat. Pembangunan tersebut juga menjadi realisasi aspirasi warga yang telah diperjuangkan selama hampir 10 tahun.

Pemkab Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani merealisasikan peningkatan jalan itu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun anggaran 2026.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Willy Kurniawan, menyampaikan bahwa, pengaspalan Jalan Lagan Jaya–Sipangkur diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Jalan yang sebelumnya berupa Sirtu kini telah beraspal. Peningkatan ini diharapkan dapat memperlancar konektivitas masyarakat, baik untuk menunjang aktivitas perekonomian, mempermudah akses terhadap layanan kesehatan, maupun mendukung kelancaran urusan pemerintahan,” ujarnya di Pulau Punjung, Senin (12/10/2026).

Aspirasi Warga Diperjuangkan Hampir 10 Tahun

Willy menjelaskan, peningkatan Jalan Lagan Jaya–Sipangkur bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk realisasi aspirasi masyarakat setempat yang telah diperjuangkan selama hampir satu dekade.

Usulan tersebut akhirnya dapat diwujudkan pada masa kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani. Pelaksanaannya dilakukan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya tahun anggaran 2026.

Sebelum ditingkatkan, ruas jalan tersebut masih berupa sirtu. Kondisi itu kemudian ditingkatkan menjadi jalan beraspal dengan panjang mencapai 675 meter dan lebar 4 meter.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, pemerintah daerah berharap konektivitas masyarakat di kawasan Lagan Jaya–Sipangkur, Kecamatan Tiumang, dapat semakin baik. Peningkatan akses jalan juga diharapkan mendukung mobilitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Nilai Kontrak Pengaspalan Jalan Rp 1,83 Miliar

Proyek peningkatan Jalan Lagan Jaya–Sipangkur memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.837.521.398 atau sekitar Rp1,83 miliar. Anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya tahun anggaran 2026.

Pekerjaan peningkatan jalan itu dilaksanakan oleh PT Hakaaston. Proyek tersebut menjadi salah satu bagian dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan kualitas akses jalan di wilayahnya.

Pemkab Dharmasraya terus mendorong pembangunan infrastruktur secara bertahap. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, menunjang pelayanan dasar bagi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke tingkat jorong. (*)

Tag:

Baca Juga

Peserta cabang tilawah golongan anak-anak mengikuti MTQ ke-42 Tingkat Kota Padang di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (11/10/2026).
22 Qari dan Qariah Muda Tampil di MTQ Padang, Ini Jadwal Final hingga Pengumuman Juara
Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan pertandingan dayung Porprov Sumbar XVI 2026 di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim.
Raih 11 Emas Berkuda Memanah, Padang juga Pimpin Perolehan Medali Dayung Porprov Sumbar 2026
Petugas PLN UID Sumatera Barat memperbaiki jaringan listrik terdampak banjir di Kota Padang.
Banjir Bandang Padang Rusak Jaringan Listrik, PLN Pulihkan Pasokan dan Bantu Warga
Debut Teco Berakhir Pahit, Andre Rosiade Minta Suporter Semen Padang FC Tetap Mendukung
Debut Teco Berakhir Pahit, Andre Rosiade Minta Suporter Semen Padang FC Tetap Mendukung
Buronan Kasus Penipuan asal Limapuluh Kota Ditangkap Kejaksaan di Rumahnya
Buronan Kasus Penipuan asal Limapuluh Kota Ditangkap Kejaksaan di Rumahnya
Sejarah di Moto3 Mandalika 2026, Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama Finis 6 Besar
Sejarah di Moto3 Mandalika 2026, Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama Finis 6 Besar