Sumbardaily.com - Produk kerajinan unggulan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat keuntungan hingga Rp40 juta selama dua hari keikutsertaan dalam pameran Inacraft Oktober Vol. 5 Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat pengunjung terhadap produk kerajinan daerah, termasuk dari kalangan warga asing.
Plt. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Perindagnaker) Kabupaten Agam, Eva Walni, mengatakan stan Kabupaten Agam mendapat perhatian di antara sejumlah stan yang mewakili Sumatera Barat dalam pameran tersebut.
Produk yang ditampilkan mencakup beragam kerajinan, mulai dari bahan baju sulaman, mukena, jilbab, selendang Koto Gadang, baju koko terawang, mukena bordir kerancang, hingga tas rajutan.
“Alhamdulillah, di antara banyak stan yang ada di lingkungan Sumatera Barat, stan Kabupaten Agam banyak dilirik berbagai kalangan, baik pengunjung asing maupun masyarakat lokal Indonesia. Keuntungan yang berhasil kita raih mulai dari hari pertama sampai kemarin mencapai Rp40 juta,” ujarnya dikutip Sabtu (10/10/2026).
Menurut Eva, perhatian pengunjung terhadap produk-produk tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Agam untuk memperluas jangkauan pemasaran. Pameran ini juga menjadi sarana memperkenalkan ciri khas kerajinan Agam kepada masyarakat yang lebih luas.
Keikutsertaan dalam ajang berskala nasional tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan penjualan selama pameran berlangsung, tetapi juga membuka peluang bagi perajin lokal untuk menjangkau pasar baru.
Eva berharap penjualan produk kerajinan Agam terus meningkat hingga hari terakhir pelaksanaan Inacraft. Ia juga menargetkan produk yang dipamerkan semakin dikenal, termasuk oleh calon pembeli dari luar negeri.
“Semoga di hari terakhir Inacraft ini, seluruh kerajinan kita bisa ludes dan semakin dikenal hingga ke mancanegara,” harapnya.
Transaksi Rp5 Juta dari Kunjungan Pejabat Semarang
Ketertarikan terhadap produk kerajinan Kabupaten Agam juga terlihat dari kunjungan Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Arwita Mawarti. Ia menyempatkan diri mendatangi stan Kabupaten Agam dalam pameran tersebut sekaligus membeli sejumlah produk kerajinan.
Transaksi dari kunjungan Arwita tercatat mencapai Rp5 juta. Pembelian tersebut menjadi salah satu bukti ketertarikan terhadap produk yang ditampilkan perajin Agam di tengah kehadiran berbagai peserta pameran.
Kunjungan itu sekaligus menambah catatan transaksi yang diperoleh stan Kabupaten Agam selama mengikuti Inacraft Oktober Vol. 5 Tahun 2026.
Bagi pelaku IKM, kehadiran dalam pameran seperti Inacraft menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen dari berbagai daerah maupun luar negeri. Selain mendorong penjualan secara langsung, kegiatan ini berpotensi mempertemukan perajin dengan pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Agam berharap keikutsertaan tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan industri kerajinan lokal. Dengan semakin dikenalnya produk unggulan daerah, para perajin diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas pemasaran dan menembus pasar mancanegara. (*)
















