Sumbardaily.com – Api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) 2026 segera dikirab menuju Kota Padang. Prosesi pengambilan api di Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, menjadi salah satu tahapan penting sebelum api tersebut dibawa menuju lokasi pembukaan pesta olahraga terbesar di Ranah Minang.
Persiapan kirab kini mulai dimatangkan Panitia Besar (PB) Porprov Sumbar 2026. Salah satu langkah yang telah dilakukan ialah menetapkan Tim Kirab Api Porprov Sumbar 2026 yang akan menangani persiapan dan pengawalan seluruh rangkaian prosesi.
Penetapan tim tersebut tertuang dalam Surat Tugas Tim Kirab Api Porprov Sumbar 2026 Nomor 02/ST/K-SB/PB.PORPROV/IX/2026. Surat itu ditandatangani Ketua PB Porprov Sumbar 2026, Editiawarman, pada 28 September 2026.
Berdasarkan surat tugas tersebut, Tim Kirab Api mulai menjalankan tugas pada 29 September hingga 1 Oktober 2026. Tim bertanggung jawab mempersiapkan sekaligus mengawal rangkaian kegiatan kirab api yang telah disusun PB Porprov Sumbar 2026.
Salah satu agenda utama adalah pengambilan Api Porprov Sumbar 2026 di Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, pada Rabu (30/9/2026). Dari daerah tersebut, api kemudian akan melanjutkan perjalanan menuju sejumlah titik sebelum akhirnya dibawa ke Kota Padang.
Perjalanan kirab dijadwalkan berlanjut pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam tahapan tersebut, tim akan mendampingi perjalanan Api Porprov dari Kabupaten Tanah Datar menuju titik akhir di Kota Padang.
Ketua PB Porprov Sumbar 2026 Editiawarman melalui surat tugas meminta personel yang telah ditunjuk untuk menjalankan seluruh rangkaian kegiatan serta menjalin koordinasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan kirab.
"Tim bertugas untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan melaksanakan seluruh rangkaian acara kirab api dengan penuh tanggung jawab," demikian petikan surat tugas tersebut, dikutip Selasa (29/9/2026).
Personel Tim Kirab Api Porprov Sumbar 2026
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, PB Porprov Sumbar 2026 telah membentuk susunan personel dengan pembagian tugas pada sejumlah bagian operasional.
Tim Pelaksana terdiri atas Silfi Fatayani, Fazril Ale, Daffa Gani Nibraska, Irma Tati, Dian Marvian TH Hamid, Agusmanto, dan Roy Irnawan.
Sementara itu, tugas sebagai Penjaga Obor diberikan kepada Prima dan Imam. Adapun Tim Atlet Pendamping diisi Rori Satria, Hamdan Sayuti, Lidya Dwita, Anjelina Eka Putri, Andrizal Kurniawan, dan Anthony.
Untuk bagian Pemakai Maskot, PB Porprov menunjuk Farel Faradesh dan Ardhani. Sementara tugas dokumentasi dipercayakan kepada Syahdan Raffi.
Pembentukan tim tersebut menjadi bagian dari persiapan PB Porprov Sumbar 2026 untuk memastikan prosesi kirab api berjalan sesuai rangkaian yang telah ditentukan.
Api yang diambil dari Pariangan nantinya akan dibawa menuju Kota Padang sebagai bagian dari seremoni menjelang pembukaan Porprov Sumbar 2026. Perjalanan api tersebut sekaligus menjadi rangkaian simbolis sebelum pesta olahraga tingkat provinsi itu resmi dimulai.
Dengan telah ditetapkannya personel dan jadwal kirab, PB Porprov Sumbar 2026 terus melakukan pematangan persiapan. Seluruh rangkaian menuju pembukaan ditargetkan berlangsung lancar, aman, dan meriah.
Hamdanus: Api Porprov Simbol Semangat Olahraga
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan bahwa keberadaan Api Porprov memiliki makna lebih luas daripada sekadar bagian dari seremoni pembukaan.
Menurut Hamdanus, api tersebut merupakan simbol semangat olahraga yang telah dijaga dan diwariskan selama bertahun-tahun. Karena itu, prosesi pengambilan dan penyalaan kembali api memiliki makna tersendiri dalam perjalanan olahraga Sumbar.
“Api Porprov ini ibaratnya sudah berusia delapan tahun. Hari ini kita datang untuk menjemput api tersebut, kemudian membawanya dan menyalakannya kembali sebagai simbol semangat. Kita berserah diri kepada Allah SWT, semoga api ini menjadi anugerah dan kekuatan bagi kebangkitan serta kejayaan Ranah Minang,” ujar Hamdanus.
Hamdanus juga menyebut Api Porprov sebagai simbol yang merepresentasikan persatuan 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Menurutnya, keberadaan api tersebut diharapkan dapat menyatukan seluruh elemen olahraga dalam satu semangat untuk membangun prestasi Sumbar.
“Api ini adalah api yang mempersatukan 19 kabupaten dan kota. Kita ingin api ini kita jaga, jangan sampai padam. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk perjalanan olahraga Sumatera Barat ke depan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian Porprov Sumbar 2026 perlu dipersiapkan secara maksimal. Hal itu karena penyelenggaraan Porprov tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan, tetapi juga menyangkut arah masa depan olahraga Sumbar.
“Kita ingin semuanya dilakukan secara maksimal, karena yang kita bangun hari ini adalah masa depan kita. Semoga dari api ini lahir semangat, persatuan dan prestasi yang membawa Sumatera Barat menuju kebangkitan dan kejayaan,” tuturnya.
Jadwal Kirab Api Menuju Kota Padang
Rangkaian perjalanan Api Porprov Sumbar 2026 dimulai pada Rabu (30/9/2026). Setelah diambil dari Kabupaten Tanah Datar, api dijadwalkan dibawa menuju Kabupaten Padang Pariaman.
Pada pukul 14.00 WIB, api akan diberangkatkan dari Tanah Datar menuju Padang Pariaman. Perjalanan tersebut diperkirakan membuat rombongan tiba sekitar pukul 16.00 WIB.
Setibanya di Padang Pariaman, Api Porprov akan diinapkan selama satu malam. Perjalanan kemudian dilanjutkan pada Kamis (1/10/2026).
Sekitar pukul 08.00 WIB pada Kamis tersebut, akan dilakukan serah terima Api Porprov kepada tim PB Porprov. Setelah proses serah terima, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Padang.
Rute perjalanan berikutnya mengarah ke pintu tol Kota Padang. Sekitar pukul 10.00 WIB, Api Porprov dijadwalkan diserahterimakan kepada Wali Kota Padang.
Setelah diterima Wali Kota Padang, api akan diinapkan di Kota Padang selama satu malam. Tahapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan api sebelum akhirnya dibawa menuju lokasi pelaksanaan pembukaan Porprov XVI Sumbar.
Puncak perjalanan kirab dijadwalkan berlangsung pada Jumat (2/10/2026). Sekitar pukul 20.00 WIB, Api Porprov akan diserahterimakan dari Wali Kota Padang kepada tim PB Porprov.
Setelah itu, api dibawa menuju lokasi acara pembukaan Porprov Sumbar 2026. Api kemudian dinyalakan dalam prosesi pembukaan sebagai salah satu simbol dimulainya pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Api Porprov dan Makna Persatuan
Perjalanan Api Porprov dari satu daerah ke daerah lainnya menjadi bagian penting dari rangkaian pembukaan Porprov Sumbar 2026. Prosesi tersebut tidak hanya memperlihatkan perjalanan sebuah api menuju lokasi seremoni, tetapi juga menggambarkan semangat persatuan dan kebersamaan 19 kabupaten dan kota di Sumbar.
Api yang berasal dari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, akan melalui rangkaian perjalanan hingga mencapai Kota Padang. Setiap tahapan kirab menjadi bagian dari persiapan menuju pembukaan Porprov Sumbar 2026.
Bagi KONI Sumbar, makna api tidak berhenti pada penyalaan saat seremoni pembukaan. Api tersebut diharapkan menjadi lambang semangat yang terus terjaga dalam perjalanan olahraga Sumbar.
Semangat itu juga dikaitkan dengan upaya menjaga persatuan serta mendorong kebangkitan prestasi olahraga di Ranah Minang. (*)














