Expo Haji dan Umrah Bakal Digelar di Sumbar November 2026, UMKM Disiapkan

Expo Haji dan Umrah Bakal Digelar di Sumbar November 2026, UMKM Disiapkan

Pelaku UMKM di Sumatera Barat bersiap mendapat ruang lebih luas dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah nasional. (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Sumbardaily.com - Pelaku UMKM di Sumatera Barat bersiap mendapat ruang lebih luas dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah nasional. Kementerian Haji dan Umrah menjadikan Sumbar sebagai salah satu daerah yang akan menjadi lokasi Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah setelah kegiatan serupa digelar di Kota Madiun, Jawa Timur.

Expo di Sumatera Barat direncanakan berlangsung pada 21-23 November 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah memperluas keterlibatan pelaku usaha daerah dalam aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Rencana itu mengemuka setelah Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf meluncurkan platform digital Haji dan Umrah Store di Kota Madiun. Peluncuran dilakukan dalam Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah yang berlangsung di Stadion Wilis pada 25-27 September 2026.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional 2026. Irfan membuka kegiatan bersama Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak.

Kakanwil Kemenhaj Sumatera Barat M. Rifki juga hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Kepala Kantor Kemenhaj kabupaten dan kota.

Haji dan Umrah Store diperkenalkan sebagai platform digital yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai kebutuhan jemaah haji dan umrah. Melalui platform tersebut, Kementerian Haji dan Umrah mendorong produk dalam negeri agar dapat masuk dan mengambil bagian dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Irfan mengatakan penguatan sektor ekonomi tersebut merupakan salah satu bagian dari Tri Sukses Haji. Ia menjelaskan manasik diarahkan untuk memperkuat aspek ritual, sementara expo menjadi sarana untuk membangun ekosistem ekonomi haji.

“Dalam Tri Sukses Haji, yang pertama adalah sukses ritual. Ini kita kuatkan melalui manasik. Yang kedua adalah sukses ekosistem ekonomi haji,” ujar Irfan.

Menurut Irfan, pemerintah ingin perputaran ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan haji memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, produk dan pelaku usaha dari dalam negeri didorong untuk terlibat dalam ekosistem tersebut.

“Presiden Prabowo berharap agar uang jemaah haji yang dibelanjakan di sana, sebagian manfaatnya bisa kembali kepada masyarakat kita,” katanya.

Expo yang digelar di Madiun menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan arah tersebut. Kegiatan itu melibatkan 300 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selain menjadi ruang promosi produk, expo juga membuka peluang kemitraan antara pelaku UMKM dengan berbagai unsur yang berada dalam ekosistem haji dan umrah.

Kementerian Haji dan Umrah kemudian berencana memperluas pelaksanaan expo ke sejumlah daerah lain. Daerah yang masuk dalam agenda tersebut antara lain Bali, Makassar, Yogyakarta, Semarang, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta.

Sumatera Barat mendapat rencana pelaksanaan expo pada 21-23 November 2026. Menjelang agenda tersebut, Kemenhaj Sumbar mulai menyiapkan berbagai kebutuhan agar pelaksanaan kegiatan dapat melibatkan berbagai unsur ekonomi yang berkaitan dengan haji dan umrah.

Kakanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki mengatakan persiapan perlu dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak. Koordinasi akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, perbankan, pelaku usaha, biro perjalanan, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kita akan lakukan koordinasi setelah kembali dari Madiun dengan Pemprov, perbankan, pelaku usaha, biro travel, dan lainnya,” kata Rifki, Minggu (27/9).

Rifki menyebut keterlibatan UMKM merupakan bagian dari arah pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Menurut dia, pelaku usaha di Sumbar perlu dipersiapkan agar dapat mengambil kesempatan dari perluasan ekosistem tersebut.

“Kementerian Haji saat ini sesuai visi adalah termasuk sukses ekosistem dan ekonomi haji. Makanya UMKM dilibatkan untuk menunjang ekosistem ekonomi,” ujarnya.

Menurut Rifki, expo yang nantinya berlangsung di Sumatera Barat tidak sekadar diarahkan sebagai tempat memamerkan produk UMKM. Agenda tersebut juga diproyeksikan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem haji dan umrah.

Atas dasar itu, Kemenhaj Sumbar akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku ekonomi untuk mempersiapkan kegiatan. Perbankan, biro perjalanan, pelaku usaha, serta unsur lain yang berkaitan dengan ekosistem haji dan umrah akan dilibatkan dalam proses tersebut.

Rifki berharap pelaku UMKM Sumbar dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk memperluas jejaring usaha. Ia menilai pelaku usaha daerah perlu mulai mengambil bagian dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah yang dikembangkan dalam skala nasional.

“Saatnya UMKM Sumbar berkiprah secara nasional untuk ekosistem dan ekonomi haji umrah,” tegas Rifki.

Dengan rencana expo pada November mendatang, Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang masuk dalam agenda perluasan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Kemenhaj Sumbar kini menyiapkan koordinasi lintas sektor agar pelaku UMKM dan usaha daerah dapat mengambil bagian dalam peluang yang dibuka melalui agenda tersebut. (*)

Baca Juga

Masa Tunggu Sumbar Capai 26 Tahun, 180 Jemaah Bukittinggi Disiapkan untuk Haji 2027
Masa Tunggu Sumbar Capai 26 Tahun, 180 Jemaah Bukittinggi Disiapkan untuk Haji 2027
Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH Gelombang 2, Cek Daftar dan Ketentuannya
Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH Gelombang 2, Cek Daftar dan Ketentuannya
Lolos CAT PPIH Kesehatan 2026? Ini 3 Rumah Sakit Rujukan MCU di Sumbar
Lolos CAT PPIH Kesehatan 2026? Ini 3 Rumah Sakit Rujukan MCU di Sumbar
PNS Ingin Mutasi ke Kemenhaj? Seleksi Batch II Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
PNS Ingin Mutasi ke Kemenhaj? Seleksi Batch II Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Kebijakan Haji Terbaru Disosialisasikan di Sumbar, Persiapan Musim 2027 Mulai Dilakukan
Kebijakan Haji Terbaru Disosialisasikan di Sumbar, Persiapan Musim 2027 Mulai Dilakukan