Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Agam terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi. Upaya tersebut kembali diperlihatkan melalui langkah Bupati Agam Benni Warlis yang menyerahkan proposal usulan penanganan jalan dan jembatan senilai Rp858,98 miliar kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo.
Penyerahan proposal dilakukan saat kunjungan kerja Menteri PU ke Kabupaten Agam dengan agenda peninjauan ruas Jalan Manggopoh–Padang Lua hingga Jalan Kelok 44–Malalak pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat.
Momentum kunjungan itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Agam untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan penanganan infrastruktur yang dinilai menjadi prioritas setelah wilayah tersebut terdampak bencana hidrometeorologi.
Proposal yang disampaikan mencerminkan kebutuhan penanganan infrastruktur berdasarkan hasil identifikasi di lapangan. Nilai total usulan mencapai Rp858,98 miliar yang terdiri atas kebutuhan anggaran untuk penanganan ruas jalan kabupaten maupun jalan provinsi beserta jembatan.
Secara rinci, pemerintah daerah mengusulkan penanganan terhadap 35 ruas jalan kabupaten dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp392,73 miliar. Selain itu, terdapat usulan 11 paket penanganan jalan provinsi dan jembatan dengan nilai mencapai Rp466,25 miliar.
Rencana penanganan tersebut mencakup berbagai pekerjaan yang dibutuhkan untuk memulihkan akses transportasi masyarakat. Di antaranya rehabilitasi dan rekonstruksi jalan, peningkatan kapasitas struktur jalan, penanganan titik-titik rawan longsor, pembangunan serta perbaikan drainase, peningkatan fasilitas keselamatan jalan, hingga penggantian empat unit jembatan.
Pemerintah Kabupaten Agam menilai dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting agar proses pemulihan infrastruktur dapat berlangsung lebih cepat. Karena itu, berbagai langkah telah dilakukan untuk memperjuangkan realisasi usulan tersebut.
Selain menyusun proposal teknis berdasarkan kebutuhan lapangan, pemerintah daerah juga melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat. Langkah lainnya ialah mendampingi langsung Menteri PU saat meninjau lokasi yang terdampak sehingga kondisi infrastruktur dapat dilihat secara langsung.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses tindak lanjut terhadap usulan yang telah diajukan. Dengan demikian, penanganan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati Agam Benni Warlis menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mencari berbagai solusi agar masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan layak.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Agam. Dukungan ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya melalui penanganan ruas Jalan Manggopoh–Padang Lua yang menjadi akses strategis," ujar Bupati.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam untuk terus mengawal proses pemulihan infrastruktur pascabencana.
Melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah berharap seluruh kebutuhan penanganan jalan dan jembatan yang telah diusulkan dapat segera memperoleh dukungan sehingga mobilitas masyarakat kembali berjalan dengan aman serta mendukung konektivitas antarwilayah di Kabupaten Agam. (*)















