Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menghadirkan inovasi pelayanan peternakan melalui program Veterinary Go Active Service atau Vet GAS. Program ini memberikan layanan kesehatan hewan secara langsung dengan mendatangi lokasi peternakan milik masyarakat.
Vet GAS merupakan layanan kesehatan hewan keliling yang digagas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Solok Selatan sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kepada peternak. Melalui program ini, petugas kesehatan hewan turun langsung ke kandang untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap ternak.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Solok Selatan, Admi Zulkhairi mengatakan, program tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan mudah dijangkau masyarakat.
"Melalui Vet GAS, kami ingin memastikan peternak tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan hewan. Petugas akan hadir langsung ke lapangan sehingga penanganan penyakit dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus memberikan edukasi kepada peternak mengenai tata kelola pemeliharaan ternak yang baik," kata Admi Zulkhairi dikutip resmi, Rabu (29/7/2026).
Dalam pelaksanaannya, Vet GAS tidak hanya berfokus pada pengobatan ternak yang mengalami gangguan kesehatan. Layanan tersebut juga mencakup pemeriksaan kesehatan hewan, vaksinasi, konsultasi teknis, penyuluhan, hingga pendampingan usaha peternakan.
Program ini hadir sebagai solusi atas tantangan pelayanan kesehatan hewan di Solok Selatan yang memiliki wilayah luas dengan penyebaran peternakan di berbagai daerah. Kondisi tersebut membuat akses peternak terhadap layanan kesehatan hewan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Dengan konsep jemput bola, pemerintah daerah menilai pelayanan kesehatan hewan dapat berjalan lebih efektif karena petugas bisa langsung melihat kondisi ternak dan memberikan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain membantu menjaga kesehatan ternak, Vet GAS juga diarahkan untuk memperkuat pencegahan serta pengendalian penyakit hewan menular. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko kerugian yang dialami peternak akibat gangguan kesehatan pada hewan.
Admi Zulkhairi menjelaskan, keberadaan layanan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas, yakni meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
"Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah melalui penyediaan produk pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH)," imbuhnya.
Melalui Vet GAS, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap sektor peternakan dapat berkembang lebih baik. Pelayanan yang proaktif, responsif, dan mudah diakses diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para peternak.
Kehadiran program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan sekaligus menjaga ketersediaan produk pangan asal hewan yang aman bagi masyarakat. Dengan dukungan layanan kesehatan hewan yang lebih dekat, peternak diharapkan semakin produktif dan sejahtera. (*)















