Inovasi Sabtu Ceria SDN 08 Pulau Punjung Dharmasraya, Bangun Karakter Anak Lewat Kolaborasi Orang Tua

Sumbardaily.com – SDN 08 Pulau Punjung di Kabupaten Dharmasraya menghadirkan pendekatan baru dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui inovasi kokurikuler bertajuk Sabtu Ceria. Program ini tidak hanya melibatkan sekolah, tetapi juga mengajak orang tua berperan aktif dalam membentuk karakter anak melalui berbagai aktivitas positif yang dilakukan di lingkungan keluarga.

Inovasi tersebut menjadi upaya untuk memperluas proses pendidikan hingga ke luar ruang kelas. Melalui kolaborasi antara guru, peserta didik, dan orang tua, sekolah berharap nilai-nilai karakter yang diajarkan tidak berhenti pada teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala UPT SDN 08 Pulau Punjung, Supina, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi akademik. Menurutnya, sekolah juga bertanggung jawab menanamkan karakter agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, peduli, serta memiliki sikap hormat dan berbakti kepada orang tua.

Pernyataan tersebut disampaikan Supina di Pulau Punjung, Jumat (24/7/2026). Ia menjelaskan bahwa lahirnya program tersebut didorong oleh adanya kesenjangan yang masih ditemukan antara capaian akademik siswa dengan perilaku mereka saat berada di rumah.

"Inovasi ini lahir dari keprihatinan kami terhadap masih adanya kesenjangan antara prestasi akademik siswa dengan perilaku mereka di rumah. Karena itu, sekolah bersama orang tua harus berjalan beriringan dalam membentuk karakter anak," ujar Supina, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Program Sabtu Ceria merupakan gagasan guru UPT SDN 08 Pulau Punjung, Aliyas Pikal. Nama program tersebut merupakan akronim dari "Senang Membantu Cerdas Bersama Ibu dan Ayah", yang mencerminkan semangat membangun pendidikan karakter melalui keterlibatan aktif keluarga.

Melalui program ini, sekolah berupaya menjembatani pendidikan karakter yang diberikan di lingkungan sekolah dengan penerapannya secara nyata di rumah. Dengan demikian, peserta didik didorong untuk membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga.

Setiap hari Sabtu, peserta didik mendapatkan tantangan untuk melaksanakan berbagai kegiatan positif di rumah. Aktivitas tersebut meliputi membantu pekerjaan orang tua, belajar secara mandiri, menjaga kedisiplinan, hingga menampilkan kreativitas sesuai tema yang telah ditentukan oleh sekolah.

Seluruh kegiatan yang dilakukan siswa kemudian didokumentasikan dalam bentuk video berdurasi minimal satu menit. Video tersebut selanjutnya dikirimkan ke grup WhatsApp kelas sebagai bentuk laporan sekaligus media evaluasi terhadap pelaksanaan program.

Pemanfaatan aplikasi WhatsApp dipilih karena dinilai mudah diakses oleh seluruh orang tua. Selain mempermudah pengiriman dokumentasi kegiatan, penggunaan platform digital tersebut juga bertujuan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi perkembangan karakter anak selama berada di rumah.

Aliyas Pikal mengatakan bahwa tujuan utama pendidikan bukan hanya menghasilkan peserta didik yang unggul dalam bidang akademik. Menurutnya, pendidikan juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki akhlak mulia, menghormati orang tua, serta mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapan kami, anak-anak tidak hanya pintar di sekolah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan yang sesungguhnya adalah ketika ilmu yang diperoleh di sekolah tercermin dalam perilaku mereka di rumah," kata Aliyas Pikal.

Supina menambahkan bahwa pelaksanaan Inovasi Sabtu Ceria mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan pengakuan para orang tua, peserta didik kini lebih terbiasa membantu pekerjaan rumah, semakin mandiri dalam menjalankan aktivitas, serta menunjukkan kepedulian dan rasa hormat yang lebih baik kepada keluarga.

Tidak hanya memberikan dampak terhadap perkembangan karakter anak, program tersebut juga dinilai mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Selama proses pembuatan video, orang tua terlibat langsung dalam mendampingi, membimbing, sekaligus memberikan apresiasi terhadap setiap perkembangan positif yang ditunjukkan anak.

Kolaborasi yang terbangun melalui program ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan pendidikan karakter yang berkesinambungan. Sekolah dan keluarga saling melengkapi sehingga pembentukan sikap positif peserta didik berlangsung secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Melalui Inovasi Sabtu Ceria, UPT SDN 08 Pulau Punjung berharap dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial, serta akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan. Dengan keterlibatan aktif sekolah dan keluarga, pembentukan karakter anak diharapkan menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi yang berkualitas. (*)

Baca Juga

Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan
Masyarakat Adat Sikabau Dharmasraya Somasi Dua Menteri, Izin PBPH Perusahaan Dipersoalkan
Bantuan Benih Padi Biofortifikasi untuk Dharmasraya, Bupati Annisa Dorong Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting
Bantuan Benih Padi Biofortifikasi untuk Dharmasraya, Bupati Annisa Dorong Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting
Pemkab Dharmasraya Mulai Rehabilitasi Ruas Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai, Infrastruktur Dasar Terus Dibenahi
Pemkab Dharmasraya Mulai Rehabilitasi Ruas Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai, Infrastruktur Dasar Terus Dibenahi
Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Program 3 Juta Rumah untuk Dharmasraya
Temui Menteri PKP, Bupati Annisa Perjuangkan Program 3 Juta Rumah untuk Dharmasraya
Bupati Annisa Evaluasi Program Dharmasraya Juara, Fokus Tingkatkan Efektivitas Bersama Ruangguru
Bupati Annisa Evaluasi Program Dharmasraya Juara, Fokus Tingkatkan Efektivitas Bersama Ruangguru
Lobi Mentan, Bupati Annisa Bawa Pulang Sejumlah Bantuan Pertanian untuk Petani Dharmasraya
Lobi Mentan, Bupati Annisa Bawa Pulang Sejumlah Bantuan Pertanian untuk Petani Dharmasraya