Sumbardaily.com, Mentawai – Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), kian memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia. Keindahan alam dan potensi ombak kelas dunia menjadikan wilayah kepulauan ini menarik bagi investor, terutama di sektor resort dan wisata selancar.
Anggota DPD RI asal Sumbar Irman Gusman, menilai peluang investasi di sektor pariwisata Mentawai sangat besar dan berpotensi mendorong ekonomi masyarakat lokal.
“Saya melihat banyak kawasan wisata di Mentawai yang bisa dikembangkan lebih jauh. Pengembangannya harus melibatkan berbagai pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Irman dalam kunjungannya ke Mentawai, Kamis (16/10/2025).
Menurut Irman, pesona utama Mentawai terletak pada ombaknya yang sudah dikenal di dunia internasional. Ombak-ombak tersebut tersebar di berbagai titik, dan hampir sepanjang tahun selalu ada lokasi terbaik untuk berselancar. Kondisi ini menjadikan Mentawai sebagai “surga tersembunyi” bagi para peselancar dari berbagai negara.
Ia menyebut sekitar 70 persen wisatawan yang datang ke Sumatera Barat, khususnya Mentawai, bertujuan untuk berselancar. “Sebagian besar turis datang dan tinggal cukup lama, mulai dari dua minggu hingga berbulan-bulan. Ini potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Irman.
Selain wisata selancar, Irman menyoroti keberadaan sejumlah resort di Mentawai yang dikelola oleh pengusaha lokal. Menurutnya, hal ini menunjukkan sektor wisata bahari di Mentawai tumbuh secara berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada musim ombak besar.
“Beberapa resort dikelola oleh warga lokal dan kualitasnya sudah cukup baik. Ini bukti bahwa masyarakat Mentawai mampu menjadi pelaku utama dalam industri wisata,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan investor untuk membantu masyarakat lokal memperluas usaha mereka di bidang pariwisata. “Kita ingin agar nilai ekonomi dari sektor pariwisata ini semaksimal mungkin dinikmati oleh pengusaha dan masyarakat lokal,” tegasnya.
Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong agar sektor pariwisata menjadi pilar ekonomi baru di daerahnya. “Kami mendorong setiap resort untuk menjual suvenir khas Mentawai dan memperkuat ikon daerah dengan membeli produk UMKM kreatif lokal,” ucapnya.
Salah satu pelaku usaha lokal, Bofraydi, pemilik Lances Left Surf Camp, mengungkapkan resort miliknya baru beroperasi setelah tiga tahun proses pembangunan. “Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik agar wisatawan merasa nyaman dan terus datang kembali,” katanya.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan investor, Mentawai dinilai memiliki potensi besar menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia yang berkelanjutan.
Keberhasilan para pengusaha lokal membangun resort seperti Lances Left Surf Camp menjadi bukti bahwa pariwisata berbasis masyarakat dapat tumbuh pesat jika mendapat dukungan dan perhatian serius. (red)
















