Produksi Padi Meningkat Signifikan, Agam Surplus 134 Ton Beras

Produksi Padi Meningkat Signifikan, Agam Surplus 134 Ton Beras

Ilustrasi Beras (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com, Agam – Kabupaten Agam kembali membuktikan perannya sebagai salah satu sentra pangan utama di Sumatera Barat (Sumbar) dengan mencatatkan surplus beras sebesar 134.396 ton sepanjang tahun 2024. Pencapaian ini menegaskan komitmen daerah dalam menjaga ketahanan pangan regional.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari implementasi berbagai program pertanian yang tepat sasaran.

"Agam tetap konsisten dalam menggenjot produksi beras daerah melalui program-program yang menyentuh langsung sektor pertanian," ujarnya dilansir dari Media Center Agam, Rabu (15/1/2025).

Data statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi padi. Pada tahun 2024, Kabupaten Agam berhasil memproduksi 347.739,3 ton padi dari luas panen 69.117,6 hektar.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun 2023 yang mencatat produksi 341.351,8 ton dari luas panen 68.230 hektar.

Menurut Arief, capaian ini tidak lepas dari strategi komprehensif yang diterapkan, meliputi distribusi benih unggul, perbaikan infrastruktur irigasi, pembangunan jalan usaha tani, dan modernisasi alat pertanian.

Bahkan ketika menghadapi tantangan berupa banjir bandang akibat erupsi Gunung Marapi yang berdampak pada beberapa area sawah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam berhasil mengatasinya melalui program pompanisasi.

"Kami telah mendistribusikan 77 unit pompa untuk mengoptimalkan sawah tadah hujan, memastikan kontinuitas produksi bahkan di musim kemarau," jelas Arief.

Fokus pembangunan sektor pertanian juga mencakup pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), pengawalan pupuk bersubsidi, dan penguatan sistem penyuluhan.

Ke depannya, Dinas Pertanian Agam akan meluncurkan program "Basawah Pokok Murah" melalui Sekolah Lapang pada tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengorbankan hasil panen.

"Program ini akan berfokus pada peningkatan kapasitas petani dalam mengolah dan memproduksi pupuk serta pestisida secara mandiri, memanfaatkan sumber daya lokal untuk menekan biaya produksi," tambah Arief.

Dengan berbagai inovasi dan program yang berkelanjutan, Kabupaten Agam optimis dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian sambil menjaga keberlanjutan sektor ini sebagai penopang ketahanan pangan regional. (red)

Baca Juga

Produktivitas Sawah Pokok Murah di Agam Capai 6,8 Ton per Hektar
Produktivitas Sawah Pokok Murah di Agam Capai 6,8 Ton per Hektar
Daya Beli Melemah, Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Turun
Daya Beli Melemah, Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Turun
Hewan Kurban di Payakumbuh Diawasi Ketat, Betina Produktif Dilarang Disembelih
Hewan Kurban di Payakumbuh Diawasi Ketat, Betina Produktif Dilarang Disembelih
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
Pascabencana Hidrometeorologi, Sungai Batang Agam Bangkit dan Kembali Dibuka untuk Wisata
Pascabencana Hidrometeorologi, Sungai Batang Agam Bangkit dan Kembali Dibuka untuk Wisata