Sumbardaily.com, Padang Pariaman – Kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa terjadi di kawasan penurunan Puncak Kiambang, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (17/11/2024).
Insiden yang melibatkan truk Mitsubishi dan sepeda motor Honda Vario ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, AKP Hendrianto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi bernomor polisi BB 8651 RB dan sepeda motor Honda Vario dengan nomor registrasi BA 5153 EEA.
"Kronologi kejadian bermula ketika truk Mitsubishi yang bergerak dari arah Padang menuju Bukittinggi mengalami kendala teknis berupa rem blong saat melewati penurunan Kiambang," jelas AKP Hendrianto.
Akibat gangguan sistem pengereman, truk kehilangan kendali dan bergerak ke jalur berlawanan.
Kendaraan berat tersebut kemudian menghantam sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, sebelum akhirnya menabrak pohon di sisi kanan jalan.
"Setelah menabrak pohon, truk terguling ke kanan dan menimpa sebuah warung milik warga," tambahnya.
Dari tiga penumpang truk, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan satu mengalami luka serius. Korban meninggal dari truk diidentifikasi sebagai Yasirin (5), warga Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dan seorang wanita yang dikenal dengan panggilan Bunda (50), warga Kota Padang.
Sementara itu, Rahmad Lubis (19) asal Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dan Imam Triantomo (21) yang berdomisili di Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, mengalami luka berat dalam insiden tersebut.
Kedua pengguna sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut juga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polres Padang Pariaman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan maut ini.
Kejadian ini menambah daftar kecelakaan fatal di ruas jalan Puncak Kiambang yang dikenal memiliki karakteristik menurun dan berkelok.
Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melewati jalur tersebut. (red)
















