Sumbardaily.com, Padang – Gelaran Turnamen Garuda Padang Basketball Invitation 2024 format 3x3 resmi dibuka di GOR Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang.
Kompetisi yang berlangsung pada 24-27 Oktober 2024 ini diikuti oleh 17 klub basket dari berbagai daerah.
Ketua Panitia penyelenggara, Roosyannita Wijaya, menjelaskan bahwa Garuda Padang Basketball Invitation telah menjadi agenda tahunan klub basket Garuda Padang.
"Kejuaraan ini tidak hanya menarik partisipasi tim dari Sumatera Barat, tetapi juga dari provinsi tetangga seperti Jambi," ungkapnya.
Roosyannita menambahkan bahwa turnamen ini memiliki tujuan ganda. Salah satunya sebagai ajang evaluasi hasil pembinaan klub-klub basket di Sumatera Barat (Sumbar), termasuk akademi Garuda,
"Kami juga terus mempersiapkan pembinaan atlet secara berkelanjutan," tuturnya.
Turnamen ini membuka kesempatan bagi berbagai kelompok umur dengan tujuh kategori yang dipertandingkan. Kelompok Umur (KU) 11 campuran, KU 13 putri, KU 13 putra, KU 15 putri, KU 15 putra, KU 17 putri, KU 17 putra.
Keberagaman kategori yang dipertandingkan mencerminkan komitmen penyelenggara dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pengembangan bakat basket di berbagai tingkatan usia.
Hal ini sejalan dengan upaya pembinaan atlet muda yang berkelanjutan di Kota Padang.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menghasilkan persaingan yang sehat, tetapi juga menjadi katalis dalam melahirkan atlet-atlet basket berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota Padang di kancah nasional maupun internasional.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, mengungkapkan dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen ini. Menurutnya, ajang ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet basket di Kota Padang.
"Turnamen ini merupakan wadah strategis untuk mengidentifikasi dan mengembangkan bibit-bibit atlet basket potensial yang nantinya dapat menjadi andalan Kota Padang," ujar Andree saat menghadiri turnamen tersebut pada Minggu (27/10/2024).
Lebih lanjut, Andree menekankan pentingnya aktivitas olahraga bagi generasi muda.
"Keterlibatan aktif dalam olahraga tidak hanya membentuk jiwa sportivitas, tetapi juga menjadi alternatif positif untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya tawuran," jelasnya. (red)
















