Satrina Kembali ke Dunia Musik, Bawa Cerita Baru tentang Cinta dan Keberanian

Sumbardaily.com – Setelah lebih dari 20 tahun menjalani perjalanan sebagai penyanyi, Satrina kembali menapaki industri musik Indonesia. Kepulangannya kali ini bukan untuk menghidupkan kembali sosok yang pernah dikenal pada masa lalu, melainkan memperkenalkan dirinya yang telah tumbuh melalui pengalaman panjang sebagai perempuan, istri, ibu, sekaligus musisi.

Perjalanan Satrina di dunia musik terbilang panjang. Ia pernah tampil di berbagai negara, merasakan pengalaman bernyanyi di atas panggung kapal pesiar, hingga mendapatkan kesempatan merilis sebuah EP bersama label rekaman di Malaysia.

Kini, setelah melewati berbagai fase kehidupan, Satrina memilih kembali berkarya dengan membawa perspektif yang berbeda. Musik menjadi ruang baginya untuk menceritakan pengalaman, perasaan, cinta, sekaligus keberanian untuk kembali mengejar sesuatu yang sempat ditinggalkan.

Comeback tersebut juga tidak sepenuhnya muncul secara tiba-tiba. Pada 2023, Satrina sempat terlibat dalam sebuah proyek yang menghadirkan karya-karya milik salah satu diva legendaris Indonesia, Vina Panduwinata. Dalam proyek tersebut, ia turut membawakan kembali lagu ikonik "Logika".

Namun, perjalanan untuk kembali serius ke industri musik tidak berlangsung mulus. Dalam kehidupannya sebagai seorang istri dan ibu, Satrina pernah berada pada titik ketika keinginannya untuk kembali bermusik hampir terhenti.

Keraguan tersebut perlahan berubah setelah sebuah pertemuan yang tidak direncanakan dengan musisi Dennis Talakua. Pertemuan itu menjadi momentum yang kembali membuka pintu musik bagi Satrina setelah sempat tertutup cukup lama.

Dari titik tersebut, Satrina kemudian hadir membawa karya baru. Kali ini, ia memilih warna musik Afrobeat/Afropop yang terasa segar, modern, dan upbeat. Meski menawarkan pendekatan musikal yang berbeda, karakter R&B yang selama ini dekat dengan dirinya tetap dipertahankan.

Pilihan genre tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari kembalinya Satrina. Afrobeat/Afropop memberinya ruang untuk menghadirkan energi baru, sekaligus memperlihatkan sisi musikal yang berbeda setelah melewati perjalanan panjang di industri musik.

Terinspirasi Perjalanan Cinta

Single terbaru Satrina tidak hanya menjadi penanda kembalinya ia ke dunia musik. Lagu tersebut juga memiliki makna personal karena lahir dari perjalanan cintanya bersama sang suami.

Alih-alih menggambarkan cinta sebagai hubungan yang sempurna atau dipenuhi drama, karya tersebut berbicara mengenai bentuk cinta yang lebih dewasa. Cinta digambarkan sebagai ruang yang memberikan rasa nyaman dan aman, tempat seseorang tidak perlu mengenakan kepura-puraan untuk diterima.

Bagi Satrina, hubungan yang sehat bukan sekadar tentang perasaan. Ada proses dua orang yang terus memilih satu sama lain, saling menerima, kemudian tumbuh bersama dalam perjalanan kehidupan.

Gagasan tersebut tercermin dalam salah satu bagian lirik yang menjadi representasi inti cerita lagu tersebut.

"Saat dekatmu, ku merasa nyaman. Tak perlu aku berpura-pura, jadi diriku."

Pesan mengenai kebebasan untuk menjadi diri sendiri menjadi salah satu fondasi dari karya baru Satrina. Pengalaman personal yang dituangkan ke dalam lagu membuat comeback ini tidak sekadar menjadi proyek musik, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Bukan Sekadar Comeback

Kembalinya Satrina ke industri musik membawa cerita yang lebih panjang daripada sekadar perilisan single. Ada proses personal yang mendahuluinya, termasuk fase ketika ia sempat kehilangan arah dan menjalani kehidupan dengan peran serta tanggung jawab yang berbeda.

Dalam perjalanan tersebut, musik ternyata tidak pernah benar-benar hilang dari kehidupannya. Meski sempat berhenti mengejar keseriusan di dunia musik, kecintaan terhadap bidang tersebut tetap ada.

Karena itu, Satrina berharap karya barunya dapat menjangkau lebih banyak orang, terutama mereka yang masih percaya terhadap cinta. Pesan yang dibawa tidak hanya ditujukan kepada orang yang sedang jatuh cinta atau mereka yang telah menemukan pasangan hidup.

Lagu tersebut juga ditujukan bagi mereka yang masih menunggu waktu yang tepat untuk bertemu dengan seseorang yang dapat membuat kehidupan terasa lebih berwarna.

Lebih luas lagi, Satrina ingin menyampaikan pesan bahwa kesempatan untuk memulai kembali tidak memiliki batas waktu. Menurutnya, seseorang tetap memiliki kesempatan untuk mencintai, merasakan kebahagiaan, maupun kembali mengejar sesuatu yang pernah ditinggalkan.

"Tidak pernah ada kata terlambat untuk mencintai, untuk bahagia, atau untuk memulai kembali."

Pesan itu menjadi semakin relevan dengan keputusan Satrina untuk kembali ke industri musik setelah menjalani perjalanan hidup selama lebih dari dua dekade.

Memilih Menjadi Diri Sendiri

Salah satu hal yang ingin ditegaskan Satrina melalui comeback ini adalah pilihannya untuk tidak kembali sebagai versi dirinya di masa lalu. Ia tidak merasa harus terlihat lebih muda, meniru orang lain, atau mengubah karakter agar dapat diterima kembali oleh industri musik.

Sebaliknya, Satrina ingin hadir sebagai dirinya yang sekarang, lengkap dengan usia, pengalaman, karakter, serta berbagai perjalanan hidup yang telah membentuk dirinya.

"Saya tidak kembali ke dunia musik untuk menjadi versi diri saya yang dulu. Saya kembali sebagai diri saya yang sekarang."

Pernyataan tersebut menjadi dasar dari langkah baru Satrina di industri musik. Ia ingin menunjukkan bahwa perjalanan waktu tidak harus menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti menciptakan sesuatu.

Bertambahnya usia, bagi Satrina, justru menghadirkan lebih banyak pengalaman yang dapat menjadi bahan untuk berkarya. Kehidupan yang telah dilalui memberinya cerita, perasaan, dan perspektif baru yang sebelumnya mungkin belum dimiliki.

Karena itu, musik yang lahir dari fase kehidupannya saat ini tidak dibuat untuk mengejar kembali masa lalu. Karya tersebut menjadi bentuk penerimaan terhadap siapa dirinya sekarang sekaligus ruang untuk menceritakan pengalaman yang telah membentuknya.

Satrina juga berharap perjalanan comeback-nya dapat memberikan arti lebih luas, terutama bagi perempuan seusianya. Ia ingin kehadirannya menjadi pengingat bahwa sesuatu yang pernah ditinggalkan masih mungkin dikejar kembali ketika kesempatan dan keberanian itu muncul.

Jika kembalinya ke musik dapat membuat seseorang berani kembali mengejar impian, melakukan hal yang pernah dicintai, atau kembali mempercayai kemampuan dirinya sendiri, Satrina memandang hal itu sebagai pencapaian yang jauh lebih bermakna daripada sekadar menghitung jumlah pendengar.

Dengan demikian, babak baru Satrina di dunia musik bukan hanya tentang sebuah lagu atau kembalinya seorang penyanyi ke industri. Ini merupakan cerita tentang seseorang yang telah melewati berbagai fase kehidupan dan memilih kembali kepada sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar-benar hilang dari dirinya: musik. (*)

Baca Juga

Dinda Kirana dan Theo Supple Jadi Pasangan Suami Istri di Video Klip Timpang
Dinda Kirana dan Theo Supple Jadi Pasangan Suami Istri di Video Klip Timpang
Momen Mesra Ariel NOAH dan Wulan Guritno di Pesta Ultah Picu Spekulasi Asmara
Momen Mesra Ariel NOAH dan Wulan Guritno di Pesta Ultah Picu Spekulasi Asmara
Kirribilly Jadi Closing Act International Beatleweek Liverpool 2026 di Cavern Club
Kirribilly Jadi Closing Act International Beatleweek Liverpool 2026 di Cavern Club
Bawa Nama Indonesia, Kirribilly Pukau Ribuan Penonton di Opening Day International Beatleweek Liverpool
Bawa Nama Indonesia, Kirribilly Pukau Ribuan Penonton di Opening Day International Beatleweek Liverpool
Selaju Sampan Badunsanak di Dharmasraya Dimeriahkan Fauzana
Selaju Sampan Badunsanak di Dharmasraya Dimeriahkan Fauzana
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show di Single Terbaru Senayan Tanah Abang, Siap Viral di Sosmed
Duo Anggrek Gandeng Ecko Show di Single Terbaru Senayan Tanah Abang, Siap Viral di Sosmed