Sumbardaily.com - Misteri meninggalnya seorang perempuan di saat sedang pesta di Vegas Club, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai menemukan titik terang.
Kepolisian mengungkap kronologi awal kejadian yang menimpa perempuan berinisial Indah Pebrianti (24), warga Banuaran, Kota Padang, yang dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh di area panggung Disc Jockey (DJ).
Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang perempuan tumbang di atas panggung tempat hiburan malam beredar luas di media sosial (medsos) pada Minggu (13/9/2026).
Dalam video tersebut, Indah Pebrianti terlihat membawa botol minuman sebelum akhirnya limbung dan jatuh.
Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali mengatakan, pihak kepolisian justru pertama kali mengetahui adanya kejadian tersebut dari informasi yang beredar di media sosial (medsos).
Menurut Nirdes, hingga saat ini tidak ada laporan resmi dari manajemen tempat hiburan malam terkait kejadian tersebut.
"Kami mendapat kabar dari medsos adanya wanita meninggal dunia usai malam ladies di salah satu tempat hiburan malam. Mengetahui hal itu kami perintahkan unit Intelkam memastikan informasi yang terjadi," katanya.
Setelah melakukan pengecekan, polisi mengetahui identitas perempuan yang meninggal dunia tersebut, yakni Indah Pebrianti (24), warga Banuaran, Kota Padang.
Ia diketahui berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dan dilaporkan bekerja sebagai salah satu karyawan Telkomsel di Padang.
Ali mengatakan, Indah Pebrianti datang ke Vegas Club sekitar pukul 00.27 WIB. Sesampainya di lokasi, korban langsung melakukan reservasi dan memesan minuman.
"Sekitar pukul 00.45 WIB datang dua orang laki-laki yang merupakan teman korban. Mereka langsung bergabung bersama korban," ungkap Kapolsel.
Sekitar pukul 01.21 WIB, korban berjalan menuju area pentas DJ sambil membawa botol minuman.
Saat berada di atas panggung, korban memberikan minuman tersebut kepada DJ yang sedang tampil.
Tidak lama kemudian, korban terjatuh dan langsung diangkat oleh salah seorang petugas keamanan Vegas Club menuju area parkir.
"Di area parkir teman-temannya membawa korban ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo. Pada pukul 02.15 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," jelas Nirdes.
Meski kronologi awal telah terungkap, penyebab medis maupun penyebab langsung meninggalnya korban masih belum dipastikan.
Sebelumnya, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari keluarga, korban diduga mengonsumsi inex dan minuman beralkohol jenis Jägermeister atau Jäger sebelum kejadian.
Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan awal dan belum dapat disimpulkan memiliki hubungan dengan kondisi korban.
Polisi juga menyatakan akan mendalami perkara tersebut untuk proses selanjutnya. "Kami akan dalami perkara ini, sementara jasad korban telah dimakamkan Minggu siang sekitar pukul 13.00 WIB di Pemakaman Keluarga Bukit Karan, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan," kata Nirdes.
Hingga kini, keluarga korban juga disebut belum membuat laporan resmi ke kepolisian terkait kejadian tersebut.
Sebagai bentuk keberimbangan dan etika jurnalistik, Sumbardaily.com telah mencoba menghubungi sosok bernama Kodang yang disebut-sebut sebagai Manajer Vegas Club.
Namun hingga berita ini dirampungkan, pesan singkat dan panggilan seluler yang ditujukan kepada bersangkutan tidak kunjung direspons. (*)
















