Sumbardaily.com, Padang - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan penerapan ekstrakurikuler silat tradisi Minangkabau di seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di provinsi tersebut.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menghidupkan kembali dan memperkuat akar budaya Minangkabau di kalangan generasi muda.
"Saya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memastikan seluruh SMA mengimplementasikan ekstrakurikuler silat tradisi Minangkabau yang kita kenal sebagai silat-silat tuo," tegas Vasko, Sabtu (2/3/2025).
Wagub menyampaikan bahwa kebijakan ini memiliki tujuan fundamental untuk merevitalisasi semangat kebudayaan Minangkabau yang semakin tergerus oleh modernisasi.
Dengan menjadikan silat tradisi sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib, diharapkan generasi muda Sumatera Barat tidak hanya memahami tetapi juga mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya leluhur mereka.
"Ini penting untuk mengembangkan dan membangkitkan kembali ghirah budaya kita, agar budaya Minangkabau semakin menjadi kebanggaan masyarakat, di manapun mereka berada," katanya.
Silat tradisi Minangkabau atau silat-silat tuo bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga mengandung filosofi hidup yang mendalam.
"Melalui pembelajaran silat tradisi, para pelajar akan diperkenalkan dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti ketangkasan, keberanian, kedisiplinan, dan sikap hormat terhadap sesama serta alam," katanya.
Dinas Pendidikan Sumatera Barat kini, katanya, memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan kurikulum khusus bagi ekstrakurikuler silat tradisi ini.
"Mereka juga akan memfasilitasi pelatihan bagi para guru pembimbing serta menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan tersebut," kata Ketua DPP Gerindra tersebut.
Langkah strategis ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terutama para penggiat budaya Minangkabau.
Mereka melihat kebijakan ini sebagai momentum penting untuk melestarikan warisan budaya yang telah berabad-abad menjadi identitas masyarakat Sumatera Barat.
Vasko Ruseimy sendiri dikenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya Minangkabau.
Komitmennya untuk mempromosikan identitas budaya lokal merupakan respons terhadap kekhawatiran akan lunturnya nilai-nilai tradisional di tengah arus globalisasi.
Dengan diimplementasikannya kebijakan ini, diharapkan silat tradisi Minangkabau dapat kembali mengakar kuat di kalangan generasi muda dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat di manapun mereka berada. (red)
















