Sumbardaily.com, Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 November 2025.
Dalam periode tersebut, sebagian besar wilayah diprakirakan diguyur hujan berintensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang. Sejumlah daerah ditempatkan dalam kategori siaga, terutama yang rawan banjir dan longsor.
Cuaca 25 November 2025: Hujan Merata Sejak Pagi Hingga Dini Hari
Pada Selasa, 25 November, potensi hujan sedang hingga lebat mulai muncul sejak pagi di Agam, Padang Pariaman, Pariaman, dan Kota Padang. Kondisi tersebut berlanjut hingga siang dan sore hari, terutama di wilayah Dharmasraya yang diprakirakan mengalami peningkatan intensitas hujan.
Memasuki malam hari, wilayah Pasaman Barat diprakirakan menjadi pusat hujan lebat. Pada dini hari, cuaca ekstrem kembali berpotensi melanda Pasaman Barat dan Pasaman.
Cuaca 26 November 2025: Potensi Meluas hingga Mentawai
Pada Rabu, 26 November, BMKG menempatkan Pasaman Barat dan Pasaman dalam status siaga sejak pagi. Hujan disertai angin kencang berpotensi terjadi di dua wilayah tersebut. Siang hingga sore harinya, potensi hujan meluas ke Kepulauan Mentawai, Sijunjung, Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Pasaman.
Malam hari, hujan diperkirakan semakin intens di Pasaman Barat, Agam, Pasaman, serta Lima Puluh Kota. Kondisi cuaca kembali menguat pada dini hari dengan potensi hujan di wilayah yang sama.
Cuaca 27 November 2025: Ancaman Hujan Lebat Tetap Mendominasi
Pada Kamis, 27 November, cuaca ekstrem masih bertahan. Sejak pagi, hujan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Pasaman.
Siang hingga sore hari, hujan kembali diprakirakan turun di Pasaman Barat, Agam, dan Padang Pariaman. Menjelang malam, intensitas hujan diperkirakan meningkat di Pasaman Barat, Padang Pariaman, Pasaman, dan Dharmasraya. Kondisi tersebut masih berlanjut hingga dini hari di Pasaman Barat dan Agam.
BMKG dan Pemerintah Imbau Waspada
BMKG Minangkabau mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi. Warga yang tinggal di dekat aliran sungai, tebing, atau kawasan rendah diimbau mewaspadai potensi banjir dan longsor, serta menghindari aktivitas luar ruang saat hujan lebat.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga keamanan dokumen dan barang berharga yang rentan terendam banjir mendadak.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, juga meminta warga tidak mengabaikan peringatan cuaca yang dikeluarkan BMKG.
“Cuaca masih sangat dinamis, keselamatan harus diutamakan. Ikuti peringatan BMKG dan arahan petugas,” ujarnya saat meninjau warga terdampak banjir di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Senin (24/11/2025). (pooke)















