Sumbardaily.com – Lama tak muncul di layar kaca, aktris senior Ira Wibowo kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan lewat dunia seni peran, melainkan lewat kisah perjalanannya menaklukkan Gunung Rinjani, salah satu gunung tertinggi dan terindah di Indonesia.
Dikenal luas sebagai bintang film dan model era 80-an dan 90-an, Ira ternyata juga aktif dalam kegiatan alam bebas. Ia membagikan pengalamannya saat mendaki Gunung Rinjani pada Mei 2023, sebuah perjalanan yang ia sebut sebagai pengalaman spiritual sekaligus fisik yang penuh tantangan.
"Rinjani itu beda. Aku ke sana sekitar bulan Mei dua tahun lalu. Perjalanannya menantang, tapi keindahannya juga luar biasa," tutur Ira, Senin (30/6/2025).
Kakak dari aktor Ari Wibowo itu mengakui bahwa mendaki Rinjani bukan perkara mudah. Rute terjal, jalur berpasir, dan tanjakan panjang menjadi tantangan tersendiri bagi siapa pun yang mencoba menapakinya.
Namun, semua usaha itu terbayar lunas dengan lanskap menawan yang hanya bisa dinikmati dari ketinggian. "Effort-nya memang lebih, tapi keindahannya juga dahsyat banget,” ungkapnya.
Terpeleset di Jalur Turun
Namun, momen yang paling berkesan bagi Ira justru bukan panorama alam, melainkan insiden kecil yang dialaminya saat menuruni gunung. Saat melewati jalur berpasir dan berbatu, ia sempat terpeleset dan terperosok.
"Waktu turun, aku sempat nyusruk—terpeleset, tapi ya itu bagian dari pengalaman mendaki. Kejadian yang wajar," kenangnya sambil tersenyum.
Dari pengalaman tersebut, Ira mengingatkan pentingnya mempersiapkan fisik dan mental sebelum mendaki gunung. Ia menyarankan agar pendaki pemula maupun berpengalaman tetap melatih ketahanan tubuh sebelum melakukan pendakian.
"Latihan fisik seperti jalan, lari, atau trekking ringan seperti di Sentul bisa membantu membiasakan diri. Mental juga harus disiapkan, pastikan tidur cukup dan dalam kondisi nyaman," ujarnya.
Komentar atas Insiden Pendaki Asing
Menanggapi insiden meninggalnya seorang warga negara Brasil, Juliana Marins, saat mendaki Gunung Rinjani beberapa waktu lalu, Ira menyampaikan rasa duka mendalam. Ia juga menegaskan bahwa risiko seperti itu selalu menjadi bagian dari kegiatan alam bebas, terlebih jika pendaki tidak memiliki persiapan matang.
"Risiko itu selalu ada, tapi yang penting adalah bagaimana kita bisa meminimalkannya," ujarnya.
Ira berharap pengalamannya bisa menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang tertarik mendaki gunung, terutama Gunung Rinjani yang memiliki karakteristik jalur cukup ekstrem.
Ira Wibowo bagikan tips aman mendaki Gunung Rinjani setelah alami insiden terpeleset saat turun. Persiapan fisik dan mental jadi kunci keselamatan pendaki. (pooke)















