Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyelenggarakan pertemuan Hexahelix Event dalam rangka penyusunan kalender pariwisata 2025.
Kegiatan bertema Road to Calendar of Event 2025 ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menekankan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam merencanakan dan memperkuat agenda pariwisata tahun mendatang.
"Kami menginisiasi forum kolaboratif ini untuk memastikan setiap event yang akan diselenggarakan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang, termasuk Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP), Wismeiliar Teinike Yulvera, yang mewakili Dinas Kominfo.
Turut hadir pula para pelaku industri pariwisata, seperti pengusaha perhotelan, Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Koordinasi dengan Dinas Pariwisata menjadi kunci utama dalam mengembangkan setiap event agar lebih menarik, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara," tambah Yudi.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan komunitas lokal dan pelaku ekonomi kreatif dalam setiap kegiatan yang direncanakan.Dalam kesempatan yang sama, perwakilan ASITA, Hanif, menyambut positif inisiatif Pemko Padang.
"Sinergi antara industri pariwisata, pemerintah, dan komunitas akan menjadi katalis dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi kreatif di Kota Padang," tuturnya.
Sebagai bentuk implementasi program pariwisata, Kota Padang telah menyiapkan rangkaian event untuk penghujung tahun 2024.
Agenda terdekat akan dimulai pada 9-10 November 2024 dengan peresmian skatepark pertama di Indonesia yang berlokasi di tepi Pantai Padang, dilengkapi dengan Skatepark Event. Selain itu, akan diselenggarakan pula Airsoft Gun Event di RTH Imam Bonjol.
Puncak rangkaian kegiatan akan digelar pada 22 Desember 2024 di Gedung Youth Center, menampilkan berbagai atraksi seni budaya, kompetisi barista, dan yang paling ditunggu adalah Padang Jazz Festival.
Festival musik ini akan menghadirkan musisi jazz nasional dan diproyeksikan mampu menarik wisatawan dari provinsi tetangga.
Yudi menegaskan bahwa setiap event yang direncanakan bukan sekadar agenda pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat Kota Padang.
"Melalui kolaborasi hexahelix ini, kami optimis dapat menghadirkan rangkaian event yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal," pungkasnya. (red)















