Sumbardaily.com, Padang - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pengawasan keamanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang diperketat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang melalui pengunjung yang datang membesuk warga binaan.
Peningkatan pengawasan tersebut difokuskan pada pemeriksaan barang bawaan pengunjung yang masuk ke area rutan. Setiap barang yang dibawa dipastikan melewati proses pemeriksaan ketat oleh petugas.
Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas IIB Padang, Muhammad Aidil Syaputra mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi penyelundupan barang yang dapat mengganggu keamanan di dalam rutan.
Menurutnya, periode menjelang Idul Fitri biasanya diikuti dengan meningkatnya jumlah kunjungan keluarga warga binaan. Kondisi tersebut membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan agar situasi tetap terkendali.
“Setiap barang bawaan pengunjung akan diperiksa secara teliti. Kami tidak ingin ada barang terlarang seperti handphone maupun benda lain yang dapat mengganggu keamanan di dalam rutan,” katanya, Sabtu (14/3/2026) malam.
Ia menjelaskan, barang-barang yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan antara lain telepon seluler (ponsel), narkoba, maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, petugas juga meningkatkan pengawasan di dalam blok hunian warga binaan.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri," katanya.
Peningkatan pengawasan tersebut melibatkan seluruh petugas yang bertugas di rutan. Mereka diminta untuk menjalankan prosedur pemeriksaan secara disiplin serta memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang.
"Kami berharap situasi keamanan di lingkungan Rutan tetap aman dan kondusif. Hal ini dinilai penting agar proses pembinaan terhadap warga binaan dapat terus berjalan dengan baik, terutama selama momentum Ramadan dan Idul Fitri," tuturnya. (adl)
















