Sumbardaily.com, Padang Panjang – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra, sebuah inisiatif kolaboratif telah digelar antara Ruang Baca Rimba Bulan dan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/10/2024) ini mengusung program social campaign untuk meningkatkan minat baca di kalangan siswa sekolah dasar.
Bertempat di Ruang Baca Rimba Bulan, acara ini berhasil menghadirkan 74 siswa dari SD N 10 Silaing Bawah yang terdiri dari murid kelas 3, 4, dan 6. Para siswa didampingi oleh empat orang guru dalam mengikuti rangkaian kegiatan literasi yang telah dipersiapkan.
Program yang mengangkat tema Langkah Kecil Mari Membaca ini merupakan bagian dari tugas akhir Atika Putri, mahasiswa DKV ISI Padangpanjang.
Kampanye sosial ini dirancang khusus untuk mendorong peningkatan minat baca di kalangan anak-anak sekolah dasar, dengan fokus utama di wilayah Kota Padang Panjang.
"Kami berharap melalui program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Kami memulai dari langkah-langkah kecil di kota kelahiran saya, Padang Panjang," ungkap Atika Putri, penggagas program ini.
Kegiatan literasi ini dikemas dalam berbagai bentuk aktivitas interaktif yang menarik bagi anak-anak. Para mahasiswa ISI Padangpanjang menghadirkan beragam metode pembelajaran, mulai dari sesi storytelling, pemutaran video edukatif, hingga permainan board game kartu yang dirancang khusus untuk meningkatkan minat baca.
Dalam pelaksanaannya, setiap siswa memulai kegiatan dengan membaca buku cerita yang telah disediakan.
Setelah itu, mereka diberi kesempatan untuk mempresentasikan isi bacaan menggunakan media kartu yang telah dirancang sesuai dengan aturan permainan yang ditetapkan.
Suasana pembelajaran yang menyenangkan tercipta melalui antusiasme para siswa yang aktif berbagi cerita mengenai buku yang mereka baca.
Interaksi positif ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
Program ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara institusi pendidikan dan ruang literasi publik dapat menghasilkan kegiatan yang bermakna dalam upaya meningkatkan budaya membaca di kalangan generasi muda.
Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh dan terus berkembang untuk menciptakan generasi yang lebih literat. (red)
















