Revitalisasi PDIKM Jadi Pusat Budaya Minangkabau

Revitalisasi PDIKM Jadi Pusat Budaya Minangkabau

Gedung Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (Foto: Wikipedia)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) bakal direvitalisasi. Langkah ini dilakukan penguatan sektor pariwisata dan pelestarian budaya.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang, Sonny Budaya Putra menyampaikan bahwa revitalisasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau untuk menjadikan sektor budaya dan pariwisata sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau merupakan salah satu aset wisata unggulan yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan.

"Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau memiliki potensi besar sebagai magnet wisata budaya di Sumatera Barat. Dengan revitalisasi yang tepat, kami berharap destinasi ini bisa menjadi penggerak utama ekonomi kreatif dan pariwisata di Padang Panjang," ujar Sonny.

Ia mengatakan itu saat rapat bersama perwakilan sejumlah instansi teknis serta tim kurator yang terdiri dari Yusrizal KW, Tomi Iskandar Syarif, dan Eko Yanche Edrie di kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) pada Kamis (26/6/2025).

Sonny melanjutkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjanf baru saja menerima kunjungan keluarga besar almarhum Bustanul Arifin, tokoh pendiri Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau.

Dalam waktu dekat, Pemko Padang Panjang telah menyiapkan sejumlah agenda besar di lokasi tersebut, termasuk rencana kunjungan tokoh nasional pada Desember 2025 yang turut mendukung proses revitalisasi.

Dalam rapat tersebut, tim kurator turut memaparkan berbagai rencana pengembangan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau.

Yusrizal KW menekankan pentingnya membangun kesamaan pemahaman sejak awal agar pengelolaan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau dapat diarahkan sebagai pusat wisata budaya yang memberikan kontribusi nyata terhadap PAD.

"Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau harus menjadi simpul penting wisata berbasis budaya Minangkabau yang juga berperan sebagai pusat edukasi," tutur Yusrizal.

Senada dengan itu, Tomi Iskandar dan Eko Yanche menambahkan bahwa kekayaan dokumentasi yang dimiliki Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau—berupa arsip, foto, dan catatan sejarah budaya Minangkabau—merupakan kekuatan utama yang harus dimaksimalkan.

Mereka mendorong agar Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau diubah menjadi pusat peradaban Minangkabau yang modern.

"Semua elemen tentang Minangkabau ada di sini. Sayang jika tidak dimanfaatkan maksimal. Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau seharusnya bisa menjadi tujuan utama wisata budaya di Sumatera Barat," ujar Tomi.

Kendati demikian, mereka juga menyoroti berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari minimnya fasilitas modern, belum optimalnya penggunaan teknologi seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), hingga lemahnya strategi promosi yang menyebabkan potensi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau belum tergarap maksimal.

Oleh karena itu, disepakati bahwa diperlukan perencanaan menyeluruh dalam bentuk roadmap jangka panjang serta sinergi lintas sektor guna memastikan keberhasilan revitalisasi ini.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024, PDIKM mencatat kunjungan sebanyak 14.919 wisatawan mancanegara dan 24.360 wisatawan domestik. Capaian ini menunjukkan bahwa Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau memiliki daya tarik tersendiri yang bisa terus dikembangkan jika revitalisasi dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. (red)

Baca Juga

Resmikan Penataan Museum Adityawarman di Padang, Fadli Zon Dorong Pelestarian Budaya Minangkabau
Resmikan Penataan Museum Adityawarman di Padang, Fadli Zon Dorong Pelestarian Budaya Minangkabau
Kemenbud Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Museum Adityawarman, Bukti Perhatian Pusat pada Kebudayaan Sumbar
Kemenbud Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Museum Adityawarman, Bukti Perhatian Pusat pada Kebudayaan Sumbar
Sambut Ramadan, Warga Sungai Pisang Padang Gelar Tradisi Limau Barongge
Sambut Ramadan, Warga Sungai Pisang Padang Gelar Tradisi Limau Barongge
Pameran Silotigo di Padang Pariaman Soroti Krisis Ekologis Pasca Banjir Bandang
Pameran Silotigo di Padang Pariaman Soroti Krisis Ekologis Pasca Banjir Bandang
Adaik Suluah Nagari Tampilkan Nilai Luhur dan Tradisi Hidup Masyarakat Minangkabau
Adaik Suluah Nagari Tampilkan Nilai Luhur dan Tradisi Hidup Masyarakat Minangkabau
Gedung Abdullah Kamil Aktif Kembali, Fadli Zon Dorong Kebangkitan Kebudayaan Sumbar
Gedung Abdullah Kamil Aktif Kembali, Fadli Zon Dorong Kebangkitan Kebudayaan Sumbar