Sumbardaily.com, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang berhasil mengatasi insiden pohon tumbang yang terjadi di Jalan Setia Budi Nomor 15, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat pada Jumat (21/3/2025).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.50 WIB tersebut mengakibatkan terganggunya akses jalan di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan resmi BPBD Kota Padang, pohon jenis pinus dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter sekitar 25 cm patah dan mengganggu akses jalan di samping kantor BPBD Sumatera Barat (Sumbar).
Patahnya pohon tersebut diduga akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
"Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Pelaksana dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik telah berhasil menyelesaikan pengerjaan pohon tumbang tersebut," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan kerugian materiil maupun korban jiwa.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Satuan Perlindungan Masyarakat dan Polisi Pamong Praja (Satlinmas Pol PP), serta BPBD Sumbar segera melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian.
"Pengerjaan pembersihan pohon tumbang telah selesai dilakukan dan akses jalan sudah kembali normal," katanya.
Hendri mengatakan, Tim TRC PB BPBD Kota Padang yang diterjunkan ke lokasi segera melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut.
Dengan peralatan memadai, tim berhasil memotong bagian pohon yang menghalangi jalan dan membersihkan area dari sisa-sisa dahan dan ranting.
"Koordinasi antar instansi berjalan dengan baik sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif," katanya.
BPBD Kota Padang, katanya, juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas pasca pembersihan pohon tumbang.
Penanganan Cepat
Hendri Zulviton mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk melaporkan segera bila menemukan pohon atau struktur yang berpotensi membahayakan ke nomor pengaduan BPBD Kota Padang.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengantisipasi dan melaporkan kejadian-kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Peristiwa pohon tumbang, katanya, merupakan salah satu dampak dari perubahan cuaca yang sering terjadi pada musim pancaroba.
"BPBD Kota Padang mencatat beberapa titik rawan pohon tumbang di wilayah Kota Padang yang terus dipantau, terutama di lokasi padat penduduk dan jalan protokol," katanya.
Masyarakat yang ingin melaporkan kejadian serupa dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau melalui WhatsApp di 0858-9152-2181.
BPBD Kota Padang juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tanggap bencana, termasuk cara mengantisipasi dan menangani kejadian pohon tumbang.
"Edukasi tentang tanggap bencana menjadi prioritas kami. Masyarakat perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat seperti ini," kata Hendri Zulviton.
Petugas BPBD juga mengingatkan pemilik lahan yang memiliki pohon tinggi untuk secara rutin melakukan pemeriksaan dan pemangkasan dahan yang berpotensi membahayakan, terutama di musim hujan dan angin kencang.
"Kerja sama semua pihak diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana yang dapat merugikan masyarakat. Ini merupakan tanggung jawab bersama," tuturnya. (red)















