Prakiraan Cuaca Sumbar 15–17 November 2025: Begini Penjelasan BMKG

Prakiraan Cuaca Sumbar 15–17 November 2025: Begini Penjelasan BMKG

BMKG (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) pada tiga hari ke depan, 15–17 November 2025.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, pada Sabtu (15/11/2025), hujan diperkirakan mulai turun sejak siang hingga sore hari.

Wilayah yang berpotensi terdampak mencakup Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Solok, Sawahlunto, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, serta daerah sekitarnya.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer cukup dinamis dan berpotensi memicu gangguan di wilayah rawan bencana.

Memasuki Minggu (16/11/2025), status peringatan cuaca betpotensi hujan sedang hingga lebat yang masih dominan pada siang hingga sore hari.

Cuaca diprediksi tidak stabil di wilayah Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan sekitarnya.

Pada malam hari, hujan juga berpeluang terjadi di Lima Puluh Kota dan Dharmasraya, menandai meluasnya aktivitas awan konvektif pada malam hari.

Pada Senin (17/11/2025), hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, berpotensi terjadi terutama pada siang hingga sore hari.

Daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem mencakup Pasaman Barat, Agam, dan Padang Pariaman, termasuk kawasan sekitarnya.

Tren cuaca ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Sumbar masih berada dalam pola hujan intens yang berulang dari siang hingga sore.

BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode prakiraan, khususnya di daerah yang rawan banjir, longsor, dan terpaan angin kencang.

Masyarakat juga diminta rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi secara cepat. (pooke)

Baca Juga

Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Carlos Pena Kecewa Berat Usai Persita Tumbang dari Semen Padang FC
Carlos Pena Kecewa Berat Usai Persita Tumbang dari Semen Padang FC
Cabai Merah Melonjak Tajam, Harga Bahan Pokok Padang Panjang Bergejolak
Cabai Merah Melonjak Tajam, Harga Bahan Pokok Padang Panjang Bergejolak
Harga Emas Antam Senin 9 Februari 2026 Naik Turun? Ini Perubahan Nilainya
Harga Emas Antam Senin 9 Februari 2026 Naik Turun? Ini Perubahan Nilainya
Warga Kerinci Jambi yang Hilang di Solok Selatan Dinyatakan Hilang, 7 Hari Operasi Pencarian Nihil
Warga Kerinci Jambi yang Hilang di Solok Selatan Dinyatakan Hilang, 7 Hari Operasi Pencarian Nihil
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun