Sumbardaily.com, Rusia – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, menegaskan kesamaan pandangan strategis kedua negara dalam menghadapi berbagai dinamika global dan regional. Penegasan itu disampaikan dalam konferensi pers bersama usai pertemuan bilateral resmi di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rusia, baru-baru ini.
Dalam pernyataannya, Prabowo menyoroti bahwa Indonesia dan Rusia memiliki prinsip yang serupa dalam tata hubungan internasional. Ia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan negara serta mengedepankan pendekatan damai dalam penyelesaian konflik.
"Sebagaimana disampaikan Presiden Putin, di bidang internasional, Indonesia dan Rusia memiliki banyak sekali kesamaan pandangan. Kami menghormati kedaulatan setiap negara, ingin menyelesaikan masalah secara damai, dan senantiasa mengutamakan kolaborasi daripada konflik," ujar Prabowo.
Putin turut menggarisbawahi kesamaan posisi tersebut, seraya menambahkan bahwa Rusia dan Indonesia aktif berkoordinasi dalam berbagai forum internasional, termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, kerja sama ini menjadi wujud nyata upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas, khususnya di kawasan Asia Pasifik.
"Kita mencatat bahwa posisi Rusia dan Indonesia terhadap sebagian besar isu global dan regional sangat mirip atau hampir sama. Kedua negara kami membela prinsip kedaulatan dalam hubungan internasional, dan bersatu dalam mendorong perkembangan damai di Asia Pasifik. Kami juga berkoordinasi secara aktif di PBB dan platform internasional lainnya," ucap Putin.
Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Rusia. Kedua pemimpin menegaskan bahwa kedekatan visi ini akan menjadi dasar penguatan kemitraan strategis, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan perdagangan, tetapi juga pada tataran diplomasi multilateral.
Prabowo dan Putin juga menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk keamanan, pendidikan, serta inovasi teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks geopolitik global yang kian dinamis, hubungan Indonesia dan Rusia dinilai memiliki peran signifikan dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dan seimbang. (red)
















