Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sumbar

Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sumbar

Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (27/6/2024).

Peringatan yang dikeluarkan pukul 19:50 WIB ini mengindikasikan adanya potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Berdasarkan data BMKG, beberapa wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Sijunjung (Sumpur Kudus), Kabupaten Lima Puluh Kota (Suliki, Guguak, Payakumbuh, Harau, Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, Mungka, Akabiluru), Kabupaten Dharmasraya (Asam Jujuhan), dan Kota Padang (Bungus Teluk Kabung, Koto Tangah).

BMKG juga memperkirakan potensi hujan lebat dapat meluas ke wilayah lain. Daerah-daerah tersebut mencakup beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Dharmasraya, Solok Selatan, serta Kota Padang dan Payakumbuh.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 22:00 WIB. Menghadapi situasi ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar ruangan yang berpotensi membahayakan keselamatan.Untuk menjaga keamanan selama cuaca ekstrem, BMKG menyarankan beberapa langkah pencegahan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan tua yang rapuh. Selain itu, disarankan untuk mematikan aliran listrik dan peralatan elektronik di rumah guna mencegah terjadinya korsleting akibat air hujan atau sambaran petir.

Bagi pengguna jalan, BMKG mengingatkan untuk tidak menyetir kendaraan melalui genangan air atau banjir. Hal ini untuk menghindari risiko terseret arus atau kerusakan pada kendaraan.

Jika terpaksa berada di luar ruangan saat cuaca ekstrem terjadi, masyarakat dihimbau untuk segera mencari tempat berlindung yang aman. (red)

Baca Juga

Hutama Karya Group Bantu Buka Kembali Akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai
Hutama Karya Group Bantu Buka Kembali Akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai
Pemprov Sumbar Catat Kerugian Bencana Tembus Rp1,76 Triliun
Pemprov Sumbar Catat Kerugian Bencana Tembus Rp1,76 Triliun
Mahyeldi Sebut Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Ujian dan Peringatan Allah
Mahyeldi Sebut Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Ujian dan Peringatan Allah
Ribuan Paket Bantuan Didistribusikan Demokrat untuk Korban Bencana di Sumbar
Ribuan Paket Bantuan Didistribusikan Demokrat untuk Korban Bencana di Sumbar
Siaga! Dua Nagari di Maninjau Agam Masuk Zona Bahaya Banjir Bandang
Siaga! Dua Nagari di Maninjau Agam Masuk Zona Bahaya Banjir Bandang
Di Tengah Pencarian Korban Banjir Bandang, Tim SAR Temukan Rafflesia Mekar di Lembah Anai
Di Tengah Pencarian Korban Banjir Bandang, Tim SAR Temukan Rafflesia Mekar di Lembah Anai