Sumbardaily.com, Agam – Sebanyak delapan hingga sepuluh unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat pengerjaan Jalan Malalak di Kabupaten Agam. Akses kendaraan roda empat ditargetkan sudah dapat difungsikan sebelum Lebaran, sehingga mobilitas masyarakat kembali normal sepenuhnya.
Langkah percepatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan akses transportasi pascabencana hidrometeorologi yang sempat memutus jalur di Kecamatan Malalak. Saat ini, kendaraan roda dua telah diperbolehkan melintas meski kondisi jalan masih bersifat darurat.
Menurut Bupati Agam, Benni Warlis, terbukanya akses roda dua menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan harian warga.
“Alhamdulillah, Jalan Malalak sudah bisa dilewati kendaraan roda dua. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama untuk keluar menuju pasar dan beraktivitas kembali,” ujarnya dikutip Rabu (25/2/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong percepatan agar kendaraan roda empat segera bisa melintas. Hal tersebut dinilai penting, terutama menjelang momentum Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan arus mobilitas masyarakat.
Benni Warlis juga menyampaikan apresiasi kepada PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang telah bekerja maksimal dalam membuka kembali akses jalan. Perusahaan tersebut bersama stakeholder terkait disebut bekerja siang dan malam dengan dukungan alat berat serta tenaga di lapangan.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada PT HKI dan stakeholder terkait yang telah bekerja luar biasa, siang dan malam, dengan mengerahkan alat berat dan tenaga untuk membuka kembali akses jalan ini. Berkat kerja keras tersebut, masyarakat sekarang sudah bisa melintas,” ungkapnya.
Saat ini, proses perbaikan jalan utama masih berlangsung secara intensif. Dukungan delapan hingga sepuluh unit alat berat difokuskan untuk mempercepat pengerjaan di titik-titik terdampak agar jalur tersebut segera dapat digunakan kendaraan roda empat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam berharap sebelum Lebaran, akses Jalan Malalak sudah sepenuhnya fungsional bagi seluruh jenis kendaraan. Koordinasi dengan pemerintah provinsi juga terus dilakukan agar proses penanganan berjalan lancar dan tuntas sesuai target.
“Harapan kita tentu sebelum Lebaran nanti jalan ini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Kita terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar penanganan dapat segera tuntas,” tambahnya.
Pemulihan Jalan Malalak menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Dengan percepatan perbaikan ini, pemerintah daerah berharap aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan transportasi. (red)
















