Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menegaskan pentingnya peran orang tua, terutama ibu, dalam membentuk generasi sehat dan hebat melalui forum diskusi yang digelar di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (21/7/2025).
Forum Group Discussion (FGD) bertema “Menyiapkan Ibu Tangguh, Wujudkan Anak Sehat dan Hebat” ini menyatukan berbagai pihak untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya kesiapan orang tua sejak sebelum pernikahan.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam sambutannya menekankan bahwa anak yang tumbuh sehat dan hebat tidak terlepas dari didikan orang tua yang cakap. Pendidikan dan pembinaan keluarga menjadi elemen kunci yang tak bisa diabaikan.
“Di balik setiap anak hebat, pasti ada peran orang tua yang hebat. Maka dari itu, pendidikan dan pembekalan bagi calon orangtua menjadi hal yang sangat penting,” ujar Maigus Nasir.
FGD tersebut dirancang sebagai upaya edukasi untuk para calon pengantin. Pemerintah Kota Padang berkolaborasi dengan petugas kesehatan di puskesmas serta pihak Kementerian Agama (Kemenag) untuk memberikan informasi menyeluruh seputar kesehatan dan kesiapan mental bagi pasangan yang akan menikah.
“Perlu adanya penguatan kapasitas bagi calon pengantin. Tujuannya agar mereka bisa melahirkan dan membesarkan keturunan yang sehat, kuat, dan hebat,” ujar Maigus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menambahkan bahwa program ini akan menyasar seluruh kecamatan di Kota Padang. Ia memastikan bahwa sebelas kecamatan yang ada akan mendapatkan materi edukatif tambahan mengenai kesehatan reproduksi dan peran pengasuhan yang tepat.
“Kita ingin wujudkan generasi sehat dan hebat melalui informasi yang tepat kepada calon orang tua. Edukasi ini penting untuk membangun kesadaran sejak awal,” jelas Srikurnia.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, menyoroti peran penting seorang ibu dalam pembentukan karakter dan spiritualitas anak. Menurutnya, keluarga, khususnya ibu, merupakan madrasah pertama yang membentuk nilai-nilai moral dan agama dalam diri anak.
“Ibu yang cerdas dan berdaya mampu membimbing dan menanamkan nilai keagamaan serta sosial sejak dini. Ini menjadi fondasi utama untuk membentuk anak-anak yang tangguh dan bermartabat,” kata Edy.
Ia menegaskan, kemajuan dan kesejahteraan bangsa harus dimulai dari keluarga. Untuk itu, Kemenag bersama Dinas Kesehatan telah menyusun langkah strategis agar setiap Posyandu dilengkapi penyuluh agama atau penghulu yang bisa mendampingi calon orang tua.
“Ketahanan keluarga, nilai agama, dan peran ibu merupakan tiga pilar penting yang harus dibangun bersama. Tanpa itu, sulit bagi kita untuk mencetak generasi yang benar-benar siap menghadapi masa depan,” tutup Edy Oktafiandi.
FGD ini menjadi bagian dari rangkaian program lintas sektor yang mendorong pendekatan preventif dan edukatif terhadap calon orang tua, sehingga tujuan mewujudkan anak sehat dan hebat dapat tercapai secara berkelanjutan. (red)
















