Penumpang Kereta Api Bersubsidi di Sumbar Tembus 1,6 Juta pada November 2024

Penumpang Kereta Api Bersubsidi di Sumbar Tembus 1,6 Juta pada November 2024

KAI Divre II Sumbar catat penumpang kereta api bersubsidi tembus 1,6 juta hingga November 2024. (Foto: Dok KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang – Perjalanan kereta api bersubsidi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) mengalami pertumbuhan yang menggembirakan sepanjang tahun 2024. Catatan resmi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumbar menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah penumpang.

Hingga November 2024, KAI Divre II Sumbar telah melayani sebanyak 1.638.930 penumpang, mengalami peningkatan 7% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 yang mencatat 1.528.517 penumpang. Khusus pada bulan November 2024, tercatat 149.847 penumpang, naik 2% dari bulan Oktober 2024 yang sebanyak 147.557 penumpang.

Peningkatan volume penumpang disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kegiatan eduwisata anak-anak sekolah yang turut berkontribusi. Selain itu, minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api semakin tinggi, terutama karena kombinasi kenyamanan dan harga yang terjangkau.

Lima stasiun yang paling diminati sepanjang 2024 meliputi Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Air Tawar, Stasiun Naras, dan Stasiun BIM. Keberadaan kelima stasiun ini menjadi simpul penting dalam jaringan pergerakan penumpang di wilayah Sumatera Barat.

Kualitas pelayanan tercermin dari tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api. Periode Januari hingga November 2024 mencatat performa yang membanggakan. Ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,82%, meningkat dari 99,47% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan kereta api mencapai 99,39%, naik dari 99,15% pada periode sebelumnya. Prestasi ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam peningkatan mutu kinerja operasional dan perawatan sarana prasarana.

Kepala KAI Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan optimistis hingga Desember 2024 akan melayani sekitar 1,8 juta penumpang. Untuk memastikan kenyamanan, pihaknya merekomendasikan calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI.

"Mengingat tiket terbatas, kami menyarankan kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanan dan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI," ujarnya.

Aplikasi tersebut memungkinkan pembelian tiket hingga tujuh hari sebelum keberangkatan. Bagi yang lebih suka, penjualan tiket di loket masih tersedia hingga tiga jam sebelum keberangkatan, selama persediaan masih ada.

"KAI akan terus melakukan perbaikan di seluruh lini untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan," tegas Muh. Tri Setyawan.

Dengan berbagai capaian dan upaya peningkatan kualitas yang berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar membuktikan komitmennya dalam memberikan layanan transportasi yang handal dan berkualitas bagi masyarakat Sumbar. (red)

Baca Juga

Mudik Lebaran 2026, Ombudsman Sumbar Soroti Kesiapan BBM, LPG dan Kereta Api
Mudik Lebaran 2026, Ombudsman Sumbar Soroti Kesiapan BBM, LPG dan Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Mulai Posko Lebaran 2026, 616 Perjalanan Kereta Api Disiapkan
KAI Divre II Sumbar Mulai Posko Lebaran 2026, 616 Perjalanan Kereta Api Disiapkan
Antisipasi Risiko Saat Angkutan Lebaran, KAI Divre II Sumbar Bekali Pekerja Ilmu P3K
Antisipasi Risiko Saat Angkutan Lebaran, KAI Divre II Sumbar Bekali Pekerja Ilmu P3K
Masinis KA Sudah Bunyikan Klakson Berulang, Warga Padang Tetap Duduk di Rel hingga Terjadi Kecelakaan
Masinis KA Sudah Bunyikan Klakson Berulang, Warga Padang Tetap Duduk di Rel hingga Terjadi Kecelakaan
Pemko Padang-KAI Divre II Sumbar Sepakat Benahi Kota Tua dan Optimalkan Aset
Pemko Padang-KAI Divre II Sumbar Sepakat Benahi Kota Tua dan Optimalkan Aset
Ramadan 1447 Hijriah, KAI Divre II Sumbar Realisasikan Bantuan TJSL untuk Sarana Ibadah di Pasaman
Ramadan 1447 Hijriah, KAI Divre II Sumbar Realisasikan Bantuan TJSL untuk Sarana Ibadah di Pasaman